
Liputan: Asmar Alam
LUTIM – Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Lutim, Jumat (6/8/2026). Sebanyak 38 siswa-siswi SD Negeri 229 Waru, Malili, dan dua orang guru pendamping mengikuti Kunjungan Edukasi Literasi Kebangsaan Bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lutim.
Momen itu digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 81, yang diselenggarakan dalam tajuk DWP Mengajar.
Kegiatannya berlangsung sejak pukul 08.00 WITA, yang dihadiri Bendahara DWP Lutim, Hj. Ulfah Said, yang hadir mewakili unsur Ketua, bersama jajaran pengurus DWP, serta Kepala DPK Lutim, Muh. Syukri.
Saat sambutannya, Syukri menegaskan bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, tetapi menjadi ruang belajar yang mampu membentuk karakter, kreativitas, dan wawasan generasi muda.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menanamkan kecintaan membaca sejak usia dini. Perpustakaan adalah tempat yang menyenangkan untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan cita-cita. Semakin banyak anak membaca, semakin luas pula wawasan dan peluang mereka meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi DWP Lutim yang terus menunjukkan kepedulian terhadap peningkatan budaya literasi melalui berbagai kegiatan edukatif yang melibatkan peserta didik.
Sementara, Hj. Ulfah Said, menyampaikan bila program DWP Mengajar merupakan bentuk kontribusi nyata DWP dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus.
“Literasi adalah fondasi utama dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan cinta tanah air. Kami berharap kunjungan ini mampu menumbuhkan semangat membaca sekaligus menjadikan perpustakaan sebagai tempat belajar yang menyenangkan bagi anak-anak,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti berbagai aktivitas edukatif, mulai dari mengenal fasilitas perpustakaan, membaca koleksi buku, hingga mengikuti sesi literasi kebangsaan bersama pengurus DWP.
Melalui sinergi antara DPK, DWP, serta pihak sekolah, diharapkan budaya membaca terus tumbuh di kalangan pelajar, sehingga mampu melahirkan generasi Lutim yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

