
LUTIM — Setelah sekitar satu jam penantian, penyanyi asal Flores, Nusa Tenggara Timur, Juan Reza, akhirnya naik ke panggung dan sukses menghibur ribuan penonton di Lapangan Pendidikan, Puncak Indah, pada Selasa (10/6/2026) malam tadi.
Sorak-sorai langsung pecah saat pelantun lagu Pica-Pica itu muncul di hadapan penggemarnya. Dengan gaya khas yang atraktif, Juan membawakan sekitar enam hingga tujuh lagu yang membuat penonton larut bernyanyi dan berjoget bersama sepanjang pertunjukan.
Sejak awal tampil, Juan dengan mengenakan kacamata hitamnya, menunjukkan energi yang nyaris tak surut. Ia juga menyapa penonton dengan cara yang unik dan mengundang antusiasme.
“Ijin, nenek moyang Luwu Timur. Juan mau kasih gacor malam ini. Ijin nenek moyang Luwu Timur, ijin,” ucapnya, yang langsung disambut riuh penonton.
Semacam ada aura mistik dalam kata-kata itu, mungkin setara mantra penjinak hujan atau serupa harapan untuk membawa kemeriahan agar lebih pecah.
Memasuki pertengahan penampilan, suasana memang makin meriah. Juan melepas jaket hitam yang dikenakannya dan melanjutkan aksi panggung hanya dengan kaos putih polos.
Tindakan spontan itu sontak memancing teriakan histeris. Ijin untuk tampil “gacor” pun seolah dibuktikannya sepanjang malam.
Juan tak henti bergerak dari satu sisi panggung ke sisi lainnya, mengajak penonton bernyanyi sembari sesekali mengangkat kedua tangannya ke atas, berinteraksi dalam setiap lagu yang dibawakan.
Atmosfer semakin hangat ketika lagu-lagu populernya dimainkan. Ribuan pasang tangan tampak bergoyang mengikuti irama musik Timur yang menjadi identitas kuat penyanyi muda tersebut.
Mungkin penampilan Juan Reza bakal menjadi salah satu yang paling ikonik dari banyak pertunjukan di Lutim.
Dengan energi yang konsisten serta kemampuannya membangun kedekatan dengan penonton, Juan berhasil membuat Lutim malam tadi, benar-benar “ta’ bola-bale” hingga akhir acara.