Paska Insiden di Area PT. Vale, Irsal Anwar Masih Dirawat Intensif

waktu baca 2 menit
Jumat, 5 Jun 2026 21:34 0 1302 Arsal Amiruddin
 

NUHA – Irsal Anwar, salah seorang korban kecelakaan kerja yang terjadi di area operasional PT. Vale Indonesia, masih terbujur di atas ranjang ruang kaca. Sejumlah selang kecil tampak menjuntai dari tubuhnya, terhubung ke peralatan-peralatan medis segala rupa.

Sementara, rekan dan kerabat, mereka yang pernah bercengkerama dengannya di beberapa hari silam, menanti dengan wajah cemas di selasar Rumah Sakit Primaya Inco Sorowako, pada Jumat (5/6/2026) siang.

Mereka hanya bisa memperoleh informasi dari keluarga inti yang diperbolehkan mendampingi korban di dalam ruang perawatan.

“Tidak bisa orang masuk, cuma istrinya yang jaga di dalam,” kata Nani, salah seorang kerabat usai menengok ke dalam ruang perawatan.

Menurut Nani, ia mendengar dari istri korban bahwa kondisi Irsal masih terus dipantau oleh pihak rumah sakit. Pihak keluarga juga masih menunggu perkembangan jikalau Irsal masih harus ke ruang operasi.

Saat diizinkan sejenak melihat ke balik kaca ruang perawatan, terlihat Risma, istri korban, terus berada di sana sejak sehari silam.

Sesekali ia berdiri di samping ranjang, memperhatikan kondisi sang suami yang masih menjalani penanganan intensif.

Risma mengatakan sejumlah selang dan infus dipasang untuk menunjang pengobatan yang tengah diberikan kepada suaminya.

“Ada selang dipasang di kakinya, banyak sekali obat dikasihkan, dimasukkan lewat kaki. Itu ruangan isolasinya,” ujar Risma sambil menunjuk ke sebuah ruangan di dalam ruang kaca.

Ia juga menjelaskan bahwa bagian mata suaminya turut terdampak saat insiden itu terjadi. “Itu di matanya kena percikan luka bakar, di bagian bawah matanya,” tuturnya.

Beberapa kerabat yang berada di lokasi menyebut korban pula mengalami luka bakar pada sejumlah bagian tubuh. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit mengenai tingkat keparahan luka maupun perkembangan kondisi medis korban.

Sebelumnya, Irsal Anwar menjadi salah satu korban dalam kecelakaan kerja yang terjadi di area Transfer Car #2. Berdasarkan laporan awal yang diperoleh, dua pekerja scaffolder dilaporkan terpapar debu panas material oversize calcine saat melakukan pekerjaan pemasangan scaffolding pada Kamis sore.

Hingga berita ini diterbitkan, Irsal Anwar masih menjalani perawatan dan pengawasan intensif di Rumah Sakit Primaya Inco Sorowako, sementara seorang korban lainnya menjalani rawat inap di fasilitas klinik kesehatan PT.Vale.