Belum Ada Dialog dengan PT. CLM, Demonstran Dirikan Tenda dan Putuskan Bertahan di KM. 14

waktu baca 2 menit
Rabu, 22 Jul 2026 18:08 0 1290 Arsal Amiruddin
 

MALILI – Aksi unjuk rasa Forum Pemuda Pongkeru di gerbang operasional PT. Citra Lampia Mandiri (CLM) Kilometer (KM).14 terus berlanjut hingga Selasa (22/7/2026) sore.

Mereka bahkan memutuskan tetap bertahan di lokasi setelah tidak tercapainya dialog dengan pihak perusahaan.

Sejak pagi, ratusan peserta aksi telah berkumpul di gerbang masuk kawasan operasional PT. CLM di KM. 14. Meski cuaca sempat diguyur hujan dan langit masih diselimuti mendung hingga menjelang siang, massa tetap bertahan menyampaikan aspirasi.

Dalam aksi tersebut, Ketua Forum Pemuda Pongkeru, Amir Asri, tampak bergantian menyampaikan orasi dari atas mobil komando.

Melalui pengeras suara, ia menyerukan agar perusahaan memberikan perhatian lebih terhadap tuntutan masyarakat Desa Pongkeru, khususnya terkait pemberdayaan kontraktor lokal.

Aksi yang berlangsung di pintu masuk kawasan tambang itu juga menyebabkan sejumlah kendaraan operasional maupun kendaraan masyarakat sempat mengantre di sekitar gerbang.

Kendati demikian, situasi secara umum berlangsung kondusif di bawah pengamanan aparat kepolisian.

Salah seorang perwakilan demonstran di lokasi, Arsad Jaya, mengatakan peserta aksi memutuskan melanjutkan demonstrasi hingga esok hari lantaran belum ada dialog dengan pihak perusahaan.

“Masih lanjut sampai besok. Belum ada dialog. Teman-teman sudah pasang tenda di atas,” ujar Arsad kepada MaliliPos, Selasa sore.

Menurutnya, massa tetap bertahan di titik aksi di KM. 14 sambil menunggu adanya respons dari pihak PT. CLM terhadap tuntutan yang mereka sampaikan.

Forum Pemuda Pongkeru menggelar aksi sebagai bentuk desakan agar perusahaan memberikan porsi yang lebih besar kepada kontraktor lokal Desa Pongkeru.

Mereka berharap kontraktor lokal memperoleh kuota pekerjaan hingga 60 persen. Selain itu, massa juga mengajukan sejumlah tuntutan lain, di antaranya penyesuaian harga pekerjaan hauling, pula pelibatan masyarakat dalam pekerjaan reklamasi.

Tak hanya itu, juga terkait pemberian prioritas kepada pemilik lahan dalam pekerjaan yang berada di kawasan masyarakat, serta perbaikan mekanisme pembayaran yang dinilai kerap mengalami keterlambatan.

Sebelumnya, demonstrasi sempat diwarnai aksi saling dorong di portal masuk PT. CLM. Massa berupaya membuka akses gerbang agar dapat masuk ke kawasan perusahaan dan bertemu langsung dengan pihak manajemen, sementara petugas yang berjaga berusaha menahan massa agar situasi tetap terkendali.

Hanya saja hingga sore hari, belum ada informasi mengenai terlaksananya mediasi maupun pertemuan resmi antara perwakilan Forum Pemuda Pongkeru dengan manajemen PT. CLM. Massa pun memilih bertahan di lokasi dengan mendirikan tenda sebagai bentuk komitmen untuk melanjutkan aksi pada Rabu (23/7/2026) esok.

Sementara itu, belum ada keterangan resmi yang dapat di informasikan dari pihak perusahaan, terkait pelaksanaan aksi pula tuntutan yang disampaikan Forum Pemuda Pongkeru.