
MALILI – Setelah sempat bertahan di gerbang operasional PT. Citra Lampia Mandiri (CLM) Kilometer (KM) 14 sejak pagi, Forum Pemuda Pongkeru akhirnya mencapai kesepakatan awal dengan pihak perusahaan pada Selasa (22/7/2026) malam.
Berdasarkan informasi yang sempat diketahui dari pengunjuk rasa di lapangan, menyebut kesepakatan itu dituangkan dalam sebuah berita acara yang ditandatangani Ketua Forum Pemuda Pongkeru, Amir Asri, dan Direktur Eksternal PT. CLM, Ismail Ahmad.
Dokumennya memuat bahwa, PT. CLM menyatakan kesediaannya untuk menggelar pertemuan lanjutan dengan perwakilan masyarakat, pada Rabu (23/7/2026) esok, guna membahas sejumlah tuntutan yang disampaikan selama berlangsungnya aksi unjuk rasa.
Selain itu, kedua belah pihak menyepakati memberi tenggat waktu kepada pihak manajemen PT.CLM, guna membahas seluruh poin-poin tuntutan maayarakat secara detail, dimulai esok hari sejak berlangsungnya pertemuan hingga Selasa, 28 Juli 2026 mendatang.
Dalam berita acara pula, katanya, turut dicantumkan bila tenggat waktu yang telah disepakati habis, warga dapat kembali menggelar aksi sebagai tindak-lanjut penyampaian aspirasi atas ajuan tuntutan-tuntutan mereka.
Kesepakatan itu menjadi perkembangan terbaru setelah sebelumnya massa aksi memilih bertahan di KM.14, karena belum memperoleh kesempatan berdialog dengan manajemen perusahaan.
Sejak pagi ratusan peserta aksi memadati gerbang operasional PT. CLM sambil menyampaikan tuntutan melalui orasi yang dipimpin Ketua Forum Pemuda Pongkeru, Amir Asri.
Forum Pemuda Pongkeru dalam aksi tersebut menuntut peningkatan porsi pekerjaan bagi kontraktor lokal Desa Pongkeru hingga 60 persen. Mereka juga meminta penyesuaian harga pekerjaan hauling dan pelibatan masyarakat dalam pekerjaan reklamasi.
Selain itu, pula terdapat poin lainnya, seperti pemberian prioritas bagi pemilik lahan pada pekerjaan yang berada di kawasan masyarakat, serta perbaikan mekanisme pembayaran yang dinilai masih kerap mengalami keterlambatan.
Aksi unjuk rasa Forum Pemuda Pongkeru di gerbang operasional PT. CLM KM.14 terus berlanjut hingga Selasa (22/7/2026) sore.
Sebelumnya, massa aksi sempat bertahan dari siang hingga sore hari di KM 14. Disebabkan belum mendapatkan konfirmasi dari pihak manajemen PT.CLM, mereka bahkan telah mengagendakan membangun tenda di sekitar lokasi aksi hingga esok hari.
Sejak pagi, ratusan peserta aksi telah berkumpul di gerbang masuk kawasan operasional PT. CLM di KM. 14. Meski cuaca sempat diguyur hujan dan diselimuti mendung hingga siang, massa tetap menyampaikan aspirasi hingga menjelang malam hari.

