Cegah Kanker Mulut, PDGI Lutim Jangkau Warga di Tiga Kecamatan

waktu baca 3 menit
Minggu, 1 Nov 2026 07:00 0 1300 Arsal Amiruddin
 

LUTIM – Pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut bukan sekadar upaya menjaga kebersihan atau mengatasi sakit gigi.

Melalui pemeriksaan yang tepat, sejumlah kelainan pada rongga mulut juga dapat dikenali lebih awal, termasuk lesi prakanker yang berpotensi berkembang menjadi keganasan.

Kesadaran itulah yang menjadi salah satu perhatian Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Lutim, dalam memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2026.

Selama dua hari, 30–31 Oktober 2026, PDGI Lutim menggabungkan peningkatan kapasitas tenaga medis melalui seminar ilmiah dan pelatihan keterampilan dengan pelayanan langsung kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial.

Rangkaian kegiatannya menjangkau hingga tiga wilayah, yakni Tomoni Timur, Burau, pula Desa Harapan di Malili.

BACA JUGA:  Reses di Wonorejo Timur, Andi Surono Tampung Usulan Alsintan hingga Kampung Inggris

Sekitar 350 warga mengikuti kegiatan yang meliputi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, skrining dini lesi prakanker dan keganasan rongga mulut, serta pembagian sikat dan pasta gigi gratis.

Bagi warga, rangkaian kegiatan jelas menjadi kesempatan beroleh edukasi sekaligus mengenali pentingnya pemeriksaan rongga mulut.

Sementara, bagi para dokter gigi, rangkaian BKGN turut jadi ruang untuk memperbarui pengetahuan dan meningkatkan keterampilan dalam mendeteksi kelainan sejak dini.

Sebelum turun ke masyarakat, kegiatan diawali dengan seminar ilmiah di Aula RSUD I Lagaligo, Jumat (30/10/2026). Agendanya dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lutim, Dr. H. Ramadhan Pirade, S.E., M.M.

Seminar yang berlangsung secara luring dan daring itu, menghadirkan drg. Arny Erawaty Muryah, Sp.PM, yang membawakan materi skrining oral dan deteksi lesi prakanker serta keganasan rongga mulut.

BACA JUGA:  FKMKK Soroti Program Pemberdayaan PT. Vale, Sebut Bakal Ajukan RDP Hingga Gelar Aksi

Materinya memberikan perhatian khusus pada kemampuan mengenali perubahan dan kelainan pada jaringan rongga mulut yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Selain aspek klinis, seminar pula menghadirkan dr. Hilaluddin, dari BPJS Kesehatan Cabang Palopo. Ia membahas perkembangan pelayanan kesehatan gigi dan mulut dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pembahasan kemudian dilanjutkan melalui sesi hands-on untuk meningkatkan keterampilan praktis dokter gigi dalam melakukan pemeriksaan dan mengenali kelainan rongga mulut.

Ketua PDGI Lutim, drg. Nasruddin Haleke, Sp.Pros, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan gigi sekaligus membangun kesadaran masyarakat.

BACA JUGA:  Warga Balambano Tetap Tolak Rute Pipa Minyak PT.Vale di Dekat Permukiman

Ketua Panitia, drg. Andi Annisa Eka Aprilda, Sp.KGA., menjelaskan bahwa seminar dan pelatihan tidak dirancang berhenti pada peningkatan pengetahuan peserta.

Ilmu dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara langsung melalui pelayanan kepada masyarakat.

Pelaksanaan BKGN 2026 mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lutim, RSUD I Lagaligo, BPJS Kesehatan, Haleon, Bank Syariah Indonesia (BSI), PT. MARS, PTPN IV, PT. Dua Kelinci, dan PT. Citra Lampia Mandiri (CLM).

Melalui rangkaian kegiatan itu, PDGI Lutim berupaya memperkuat peran dokter gigi, tak hanya dalam menangani persoalan kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga dalam edukasi, pencegahan, serta deteksi dini penyakit.