
Liputan: Asmar Alam
MALILI – Sejumlah persoalan warga mencuat dalam kegiatan reses Anggota DPRD Lutim Dapil I Malili-Wasuponda, Bangkit Revormansyah Pratama, di Dusun Mallusetasi, Desa Balantang, Jumat (14/8/2026).
Dalam temu konstituen itu, warga menyampaikan beberapa keluhan, mulai dari sulitnya lapangan kerja, mahalnya LPG 3 kilogram, kondisi jalan, hingga tanggul Sungai Malili yang perlu segera diperbaiki.
Warga mempertanyakan harga LPG 3 kilogram yang dinilai masih mahal, meski di Desa Balantang terdapat sejumlah pangkalan. Mereka berharap pemerintah melakukan pengawasan agar gas subsidi dapat diperoleh masyarakat dengan harga yang sesuai.
Selain itu, warga Mallusetasi meminta normalisasi dan perbaikan jalan. Mereka juga mengkhawatirkan kondisi tanggul Sungai Malili yang dinilai sudah perlu diperkuat.
Warga mengatakan, saat debit sungai meningkat atau terjadi air besar, air kerap melewati tanggul dan mengancam masuk ke kawasan permukiman. Mereka berharap agar perbaikan dilakukan sebelum terjadi banjir.
Persoalan lapangan kerja juga menjadi sorotan. Salah satu warga, Alo, mengaku telah beberapa bulan menganggur dan berharap adanya solusi dari pemerintah.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bangkit mengatakan akan memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Ia juga menyebut Komisi III DPRD Lutim akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait persoalan penerimaan tenaga kerja di sejumlah perusahaan.
“Saya sangat berharap apa yang menjadi harapan masyarakat bisa menjadi hal yang bisa saya perjuangkan sebagai perwakilan bapak-ibu di DPRD Luwu Timur,” ujar Bangkit.
Warga sendiri berharap pelaksanaan reses tidak berhenti sebagai tempat menyampaikan keluhan, tetapi menjadi awal dari tindak-lanjut nyata untuk menyelesaikan persoalan masyarakat, khususnya di Balantang.

