Kader Golkar Lutim Sambut Konsolidasi IAS, Andi Hatta Marakarma: Golkar Wajib Bangkit di Lutim

waktu baca 2 menit
Kamis, 13 Agu 2026 09:00 0 1306 Arsal Amiruddin
 

LUTIM – Konsolidasi Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Dr. Ilham Arief Sirajuddin (IAS), dengan pengurus dan kader Partai Golkar Lutim, di Aula Pertemuan Hotel I Lagaligo, Desa Puncak Indah, Malili, Rabu (12/8/2026) malam, mendapat sambutan dari sejumlah tokoh Golkar Lutim.

Ketua DPD II Partai Golkar Lutim, Aripin, berharap kepemimpinan IAS menjadi semangat baru bagi kebangkitan partai. Ia menyebut IAS sebagai sosok pemersatu di mata kader Golkar se-Sulsel.

Aripin mengenang Pemilu 2024 sebagai masa suram bagi partainya di Lutim. “Pemilu 2024 kita mengalami duka yaitu kecelakaan politik,” katanya.

Ia menilai penunjukan IAS oleh DPP sebagai momentum pembenahan menuju kejayaan Golkar Lutim ke depan.

“DPP mengirimkan kami pak IAS menjadi semangat baru bagi kami untuk melakukan pembenahan meraih kejayaan Golkar Kabupaten Luwu Timur mendatang,” ia berujar.

Aripin menyebut IAS sebagai sosok pemersatu di mata kader Golkar setempat. “Pak IAS adalah tokoh yang mempersatukan kita semua, tokoh yang memberikan penguatan untuk merebut kejayaan Golkar di Kabupaten Luwu Timur,” katanya.

Konsolidasi tersebut turut dihadiri Bupati pertama Lutim, Andi Hatta Marakarma. Di hadapan IAS dan sejumlah fungsionaris DPD I Golkar Sulsel, ia menegaskan bahwa tokoh pembentuk Luwu Timur berasal dari kalangan kader Partai Golkar.

“Luwu Timur ini miliknya Partai Golkar, Luwu Timur adalah karya Golkar, maka Golkar harus bangkit,” kata Andi Hatta.

Ia menyatakan keyakinannya bahwa IAS akan bersama-sama mewujudkan cita-cita membangkitkan Golkar di Lutim.

“Saya yakin, pak IAS ada bersama kita dalam mencapai cita-cita kita membangkitkan Golkar. Kebersamaan harus dirapatkan, harus saling bergandengan tangan dalam satu tujuan,” ujarnya.

Menurut Andi Hatta, secara eksistensial Lutim sendiri lahir dari perjuangan partai, sehingga arah Golkar yang selalu bersama masyarakat, menjadi kewajiban sentral yang tak boleh dilupakan oleh setiap kader partai.

“Keberadaan pembentukan Luwu Timur didasari perjuangan Golkar, kader Golkar harus selalu ada ditengah kehidupan masyarakat,” ungkapnya.