PT. Vale Gelar Up-Skiling dan Site Visit, Kelas Investigasi ala Tempo Dilatihkan ke Puluhan Wartawan

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Jul 2026 09:38 0 1279 Tim Redaksi
 

NUHA – Mengumpulkan data dan informasi, mewawancarai narasumber, hingga menganalisis fakta-fakta lapangan, bukan hal yang mudah. Butuh proses panjang dan berliku, terutama bila sudah bersangkut-paut dengan investigasi lapangan atas peristiwa yang ruwet

“Jadi untuk mengumpulkan data terkadang butuh waktu investigasi berbulan-bulan,” kata Raymundus Rikang, redaktur pelaksana sekaligus Host Program Acara Podcast Youtube Bocor Alus.

Hal itu dikemukakan Ray, saat ia membawakan materinya dalam kegiatan Up-Skilling dan Site Visit, yang digelar PT. Vale Indonesia,Tbk, di Ballroom Hotel Mireya, Sorowako, Minggu (26/7/2026).

Menurut Ray, wartawan dalam melakukan investigasi perlu teknik dan ide liputan untuk pengolahan informasi yang akurat. Di tengah seluruh upayanya tersebut, disiplin verifikasi jadi semacam keniscayaan dari kerja-kerja jurnalistik.

Ia menjelaskan bahwa kemampuan mengelola data dan verifikasi berulang-ulang sangat penting, terutama untuk menghasilkan berita yang benar-benar dapat dipertanggung-jawabkan.

“Jurnalis yang didukung data akan lebih aman,” ujarnya. Puluhan wartawan dari berbagai media di tingkat lokal hingga nasional, dilatih dengan teknik investigasi lapangan ala Tempo, sejak pagi.

Seluruh wartawan berasal dari setidaknya tiga areal konsesi pemberdayaan PT. Vale sejauh ini, meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah.

Selama kegiatan berlangsung, setiap peserta terlihat cukup antusias mengikuti setiap sesi. Dalam acara tersebut, fokus pada kemampuan mencari informasi, menganalisis isu, dan mengolah data menjadi sajian utama.

Seluruhnya dibingkai dari prosedur kerja standar yang telah diterapkan Tempo di lapangan. Tak hanya bicara soal teknik investigasi itu, pula ada banyak sajian materi menarik lainnya.

Teknik mengolah data, metode riset, hingga penggunaan Artifitial Intelligence (AI) yang dapat membantu kerja-kerja jurnalistik, turut diketengahkan, hanya di materi hari pertama, dalam pelatihan yang berencana digelar sejak tanggal 26 hingga 29 Juli 2026 mendatang. (*)