Literasi Berbasis Permainan, Strategi Perpustakaan Luwu Timur Gaet Minat Anak

waktu baca 2 menit
Minggu, 28 Des 2025 11:46 0 1291 Tim Redaksi
 

MALILI — Upaya peningkatan literasi tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah, tetapi juga dapat dilakukan melalui berbagai ruang publik.

Salah satunya melalui program yang dilaksanakan oleh Perpustakaan Daerah Kabupaten Luwu Timur sebagai lembaga pembina perpustakaan sekaligus penanggung jawab pengembangan budaya literasi di Bumi Batara Guru.

Melalui layanan Perpustakaan Ibu dan Anak, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Timur terus memasyarakatkan budaya baca dengan menghadirkan kegiatan literasi berbasis permainan edukatif. Kegiatan ini berlangsung di ruang Perpustakaan Ibu dan Anak pada Sabtu (27/12/2025).

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengikuti berbagai permainan edukatif yang disesuaikan dengan jenjang usia.

Untuk anak TK dan SD disediakan permainan mencari perbedaan gambar, sementara anak SMP sederajat mengikuti permainan susun kata. Pendekatan belajar sambil bermain ini bertujuan menarik minat anak agar lebih mudah mengenal bahan bacaan dalam suasana yang menyenangkan.

Pustakawan muda Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Timur, Aristu Frisian, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk melatih daya pikir anak sekaligus menjadi sarana olahraga otak.

“Dengan konsep belajar sambil bermain, anak-anak lebih mudah menerima materi dan merasa nyaman berada di perpustakaan,” ujar Aristu.

Ia menambahkan, seluruh peserta juga mendapatkan reward berupa peralatan sekolah dan alat permainan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Hadiah tersebut disediakan secara mandiri oleh pustakawan pelaksana kegiatan.

Melalui kegiatan literasi berbasis permainan ini, Perpustakaan Daerah Kabupaten Luwu Timur berharap dapat menumbuhkan kegemaran membaca sejak usia dini, sekaligus menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang ramah, menarik, dan inklusif bagi anak-anak. (*)