Insiden Kerja di Area PT Vale, Perusahaan Tegaskan Komitmen K3 dan Evaluasi Menyeluruh

waktu baca 3 menit
Sabtu, 6 Jun 2026 20:09 0 1287 Tim Redaksi
 

MALILI – PT Vale Indonesia Tbk kembali menegaskan komitmennya terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) setelah terjadinya insiden kerja dengan tingkat keparahan sedang yang melibatkan pekerja kontraktor di salah satu area operasional perusahaan pada Kamis 4 Juni 2026.

Manajemen perusahaan memastikan insiden tersebut segera ditangani oleh tim tanggap darurat dan tenaga medis internal begitu kejadian dilaporkan.

Pekerja yang terdampak langsung mendapatkan penanganan medis dan kini menjalani observasi intensif di fasilitas kesehatan PT Vale sebagai langkah kehati-hatian.

Head of Corporate Communication PT Vale Indonesia Tbk, Vanda Kusumaningrum, menyampaikan bahwa kondisi pekerja saat ini dalam keadaan stabil dan tidak menunjukkan indikasi yang mengkhawatirkan.

“Pekerja saat ini dalam kondisi stabil dan berada dalam pemantauan intensif sebagai langkah precautionary approach untuk memastikan pemulihan berjalan optimal,” ujarnya dalam keterangan resmi diterima MaliliPos.com, Sabtu (6/6/2026) sore.

Observasi Medis Berlanjut

Meski kondisi dinyatakan stabil, PT Vale tetap menerapkan standar kehati-hatian dengan melanjutkan observasi medis hingga tim kesehatan memastikan pekerja benar-benar pulih dan layak kembali beraktivitas.

Pendekatan ini menjadi bagian dari prosedur keselamatan perusahaan yang menempatkan kesehatan pekerja sebagai prioritas utama dalam setiap situasi operasional.

PT Vale juga menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap insiden tersebut sesuai prosedur internal yang berlaku.

Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab sekaligus memperkuat sistem pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Perusahaan menegaskan bahwa pembelajaran dari setiap insiden menjadi bagian penting dalam peningkatan standar keselamatan di seluruh area operasional.

Komitmen K3 dan Keberlanjutan Operasi

Manajemen PT Vale menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan fondasi utama dalam seluruh kegiatan operasional perusahaan.

“Keberhasilan operasional tidak hanya diukur dari kinerja produksi, tetapi juga dari kemampuan kami menjaga keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan setiap pekerja,” demikian kata Vanda.

PT Vale juga memastikan bahwa operasional tetap berjalan dengan prinsip aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan, dengan prioritas utama pada perlindungan seluruh pekerja, termasuk tenaga kontraktor.

Korban Masih Dirawat RS

Sebelumnya diberitakan, Irsal Anwar, salah seorang korban kecelakaan kerja yang terjadi di area operasional PT. Vale Indonesia, masih terbujur di atas ranjang ruang kaca.

Sejumlah selang kecil tampak menjuntai dari tubuhnya, terhubung ke peralatan-peralatan medis segala rupa.

Sementara, rekan dan kerabat, mereka yang pernah bercengkerama dengannya di beberapa hari silam, menanti dengan wajah cemas di selasar Rumah Sakit Primaya Inco Sorowako, pada Jumat (5/6/2026) siang.

Mereka hanya bisa memperoleh informasi dari keluarga inti yang diperbolehkan mendampingi korban di dalam ruang perawatan.

“Tidak bisa orang masuk, cuma istrinya yang jaga di dalam,” kata Nani, salah seorang kerabat usai menengok ke dalam ruang perawatan.

Menurut Nani, ia mendengar dari istri korban bahwa kondisi Irsal masih terus dipantau oleh pihak rumah sakit. Pihak keluarga juga masih menunggu perkembangan jikalau Irsal masih harus ke ruang operasi. (*)