Instalasi Kabel Listrik Islamic Center Malili Diduga Digondol Maling, FUIB Minta Pelaku Diungkap

waktu baca 2 menit
Rabu, 2 Sep 2026 23:18 0 1295 Arsal Amiruddin
 

MALILI – Belum selesai persoalan pembangunan yang terkatung-katung, bangunan Islamic Center Malili kembali menjadi perhatian. Kali ini, fasilitas tersebut diduga menjadi sasaran pencurian kabel listrik.

Sebuah video yang diterima MaliliPos pada Rabu malam (2/9/2026) memperlihatkan kondisi instalasi kelistrikan bangunan Islamic Center. Dalam rekaman, tampak sejumlah kabel pada bagian instalasi listrik telah terlepas dari tempatnya.

Video berdurasi sekitar 35 detik itu juga memperlihatkan seseorang memegang bagian kabel yang diduga telah dicabut dari instalasi. Kondisi bagian kelistrikan lainnya tampak terbuka, dengan beberapa kabel terlihat menjuntai di sekitar perangkat listrik.

Belum diketahui secara pasti kapan aksi itu terjadi maupun berapa banyak kabel yang hilang. Status laporan kejadian kepada pihak kepolisian juga belum diketahui.

Videonya pertama kali diunggah oleh seorang warga. Tak berselang lama, unggahannya turut dibagikan oleh Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Lutim, Abdul Rauf Dewang.

Dalam unggahannya, Abdul Rauf menyayangkan kejadian tersebut. Ia menilai fasilitas rumah ibadah semestinya dijaga bersama, bukan justru menjadi sasaran pencurian.

“MIRIS, Rangkaian kabel listrik di Masjid Islamic Center digarong,” tulisnya.

Menurut Abdul Rauf, kejadian itu sangat disayangkan, mengingat Islamic Center merupakan fasilitas yang diperuntukkan bagi kepentingan umat dan masyarakat.

Ia berharap aparat segera menindaklanjuti kejadian dan dapat mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

“Rumah ibadah bukan tempat untuk mencari keuntungan pribadi. Mari jaga bersama fasilitas umum dan rumah ibadah yang menjadi milik masyarakat,” tulisnya.

Abdul Rauf juga berharap pelaku dapat segera ditemukan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Di sisi lain, ia turut mengingatkan pemerintah agar segera menindaklanjuti kelanjutan pembangunan Islamic Center Malili.

Keluhan itu bukan kali pertama disampaikan FUIB. Sebelumnya, dalam perbincangan dengan MaliliPos pada 25 Agustus lalu, Abdul Rauf menyebut kondisi Islamic Center memprihatinkan.

Ia juga menyinggung persoalan kelistrikan di bangunan tersebut dan berharap pembangunan bisa segera dilanjutkan.

Bahkan, dalam kesempatan tersebut, FUIB menyatakan siap mengajak umat Islam bergotong royong apabila pemerintah mengalami kendala dalam melanjutkan pembangunan.

Sementara itu, dari sisi perencanaan pemerintah, kelanjutan pembangunan Islamic Center memang telah masuk dalam proses pengadaan tahun anggaran 2026.

Paket pekerjaannya tercatat sebagai “Lanjutan Pembangunan Islamic Center” dengan pagu Rp.15 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lutim.

Dengan munculnya dugaan pencurian kabel ini, perhatian kembali tertuju pada kondisi bangunan Islamic Center yang hingga kini belum sepenuhnya difungsikan.