TOWUTI — Rangkaian Penilaian Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Kabupaten Luwu Timur yang berlangsung di 11 kecamatan sejak 11 November 2025 akhirnya resmi berakhir pada Selasa (18/11/2025).
Dua perpustakaan menjadi titik penilaian terakhir, yakni Perpustakaan Laika Mobasa di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, dan Perpustakaan Pepagurua di Desa Pekaloa, Kecamatan Towuti.
Seperti tahapan penilaian di lokasi sebelumnya, Tim Penilai Perpustakaan Desa (TPPD) Lutim melakukan verifikasi lapangan dengan mencocokkan kuesioner berisi 10 instrumen penilaian yang sebelumnya telah diisi pengelola perpustakaan.
Verifikasi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan kesesuaian antara data yang dilaporkan dengan kondisi faktual di lapangan.
Relince Miri, salah satu anggota Tim Penilai Kabupaten, menjelaskan bahwa verifikasi lapangan merupakan prosedur tetap yang dilakukan setiap tahun.
“Seperti tahun sebelumnya, verifikasi ini dilakukan untuk melihat kondisi riil perpustakaan desa di lapangan, apakah sesuai atau tidak dengan hasil jawaban yang ada pada kuesioner,” ujarnya.
Pustakawan Madya pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Luwu Timur itu juga mengingatkan pengelola perpustakaan desa agar terus meningkatkan kegiatan literasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
Menurutnya, keberadaan perpustakaan tidak hanya diukur dari kelengkapan sarana, tetapi juga dari perannya dalam menumbuhkan minat baca warga.
“Kami mengingatkan pengurus perpustakaan untuk lebih aktif lagi dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat desa agar minat baca dapat meningkat,” tambahnya.
Penilaian hari terakhir ini turut dihadiri oleh perwakilan Camat Nuha, Sekcam Towuti, perwakilan PKK Pokja II, Kepala Desa Sorowako beserta jajarannya, serta Kepala Desa Pekaloa bersama perangkat desa.
Dengan selesainya seluruh rangkaian penilaian, TPPD Lutim selanjutnya akan melakukan finalisasi dan penetapan perpustakaan desa terbaik tingkat kabupaten. (*)