Enam Kebiasaan yang Sebaiknya Dihindari Setelah Bangun Tidur

waktu baca 3 menit
Minggu, 19 Jul 2026 07:30 0 1285 Arsal Amiruddin
 

LUTIM – Bagi sebagian orang, pagi dimulai dengan suara alarm, secangkir kopi, atau kebiasaan memeriksa telepon genggam sebelum benar-benar beranjak dari tempat tidur. Rutinitas itu mungkin terasa biasa, bahkan dilakukan hampir setiap hari.

Akan tetapi, sejumlah dokter mengingatkan bahwa beberapa kebiasaan yang dilakukan pada menit-menit pertama setelah bangun tidur justru dapat memengaruhi kesiapan tubuh dalam menjalani aktivitas.

Melalui sejumlah publikasi yang diterbitkan di laman Cleveland Clinic Newsroom, dari Maret hingga April 2026, para ahli membagikan beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar tubuh dapat bertransisi dengan lebih baik dari waktu istirahat menuju aktivitas harian.

1. Terlalu Sering Menekan Tombol Snooze

Keinginan untuk “tidur lima menit lagi” memang sulit ditolak. Namun, dalam artikel “Is It OK to Snooze Your Alarm?“, psikolog spesialis gangguan tidur, Dr. Michelle Drerup, menjelaskan bahwa kebiasaan menekan tombol snooze berulang kali tidak dianjurkan.

Menurutnya, tidur tambahan yang terjadi setelah alarm pertama umumnya bersifat terputus-putus (fragmented sleep), sehingga dapat mengurangi waktu tidur pada fase rapid eye movement (REM).

Padahal, fase ini berperan penting dalam proses pembentukan memori, pengolahan emosi, serta pemulihan fungsi otak.

Those extra minutes of sleep are fragmented sleep (Menit-menit tambahan tidur itu merupakan tidur yang terputus-putus),” ujar Dr. Drerup dalam publikasi tersebut.

2. Langsung Memeriksa Ponsel

Begitu membuka mata, tidak sedikit orang yang langsung mengecek pesan, media sosial, atau berita melalui telepon genggam. Kebiasaan ini juga menjadi perhatian para ahli.

Dalam artikel “How To Start Your Morning With Less Stress“, psikolog Dr. Beena Persaud, menyarankan agar pagi hari tidak langsung dipenuhi notifikasi dan berbagai informasi yang berpotensi memicu stres.

Sebagai gantinya, ia menyarankan memulai hari dengan aktivitas yang lebih menenangkan, seperti mengatur napas, melakukan peregangan ringan, atau menikmati suasana pagi selama beberapa menit sebelum menyentuh layar ponsel.

3. Langsung Menyeruput Kopi

Bagi pencinta kopi, kebiasaan ini mungkin sudah menjadi bagian dari rutinitas. Tapi, menurut artikel “Why You Should Drink Water After You Wake Up“, ahli gastroenterologi, Dr. Adrienna Jirik, menyarankan agar air putih menjadi minuman pertama yang dikonsumsi setelah bangun tidur.

Ia menjelaskan bahwa selama tidur tubuh tetap kehilangan cairan melalui pernapasan dan penguapan dari kulit. Karenanya, memenuhi kebutuhan cairan lebih dahulu dinilai lebih bermanfaat sebelum menikmati minuman berkafein.

4. Mengabaikan Kebutuhan Cairan Tubuh

Masih dalam publikasi yang sama, Dr. Jirik menjelaskan bahwa tubuh dapat kehilangan sekitar 300 hingga 400 mililiter cairan selama tidur malam. Kondisi tersebut membuat tubuh mengalami dehidrasi ringan ketika bangun.

Minum segelas air putih pada pagi hari dinilai dapat membantu menggantikan cairan yang hilang sekaligus mendukung berbagai fungsi tubuh sebelum memulai aktivitas.

5. Membiarkan Pagi Dimulai dengan Rasa Terburu-buru

Tidak sedikit orang memulai hari dengan tergesa-gesa karena harus mengejar waktu. Entah karena harus segera bekerja, menyiapkan makanan, mengantar anak, dan sebagainya.

Padahal, menurut Dr. Beena, suasana pagi yang penuh tekanan dapat memengaruhi kondisi psikologis sepanjang hari.

Ia menyarankan agar berbagai keperluan, seperti pakaian, perlengkapan kerja, atau bekal, telah dipersiapkan sejak malam sebelumnya. Dengan begitu, pagi hari dapat dimulai dengan lebih tenang dan tidak dipenuhi kepanikan.

6. Mengabaikan Tanda-Tanda Kurang Tidur

Jika hampir setiap pagi seseorang merasa sulit bangun, terus menekan tombol snooze, atau tetap mengantuk meski merasa sudah tidur cukup lama, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.

Dr. Michelle, lagi-lagi menambahkan bila kebiasaan tersebut dapat menjadi pertanda kualitas tidur yang kurang baik atau bahkan gangguan tidur tertentu.

Bila kondisi itu berlangsung terus-menerus, ia menyarankan agar seseorang segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.

Meski terlihat sederhana, enam kebiasaan tersebut menunjukkan bahwa, pagi ternyata tak mesti diawali dengan melihat yang manis apalagi kopi.

Bagi sebagian orang, segelas air putih, beberapa tarikan napas, dan sedikit waktu untuk benar-benar terjaga, bisa menjadi awal yang lebih baik sebelum menjalani kesibukan sepanjang hari.