Alat Rontgen Rusak, Keluarga Pasien Keluhkan Layanan RSUD I Lagaligo Wotu

waktu baca 3 menit
Rabu, 2 Sep 2026 21:44 0 1314 Arsal Amiruddin
 

LUTIM – Meski sempat disambangi Bupati Lutim, Irwan Bachri Syam, beberapa waktu lalu, layanan RSUD I Lagaligo Wotu, kembali dikeluhkan keluarga pasien.

Alat Rontgen di RSUD I Lagaligo disebut tidak dapat digunakan ketika dibutuhkan, sehingga pasien dengan kondisi sesak napas akhirnya harus dirujuk ke Palopo.

Ihwal, keluarga pasien, menuturkan orang tuanya awalnya mendapat penanganan di Puskesmas Malili dan hendak dirujuk ke Rumah Sakit (RS). Andi Djemma Masamba, Lutra.

Saat itu, keluarga mendapat informasi bahwa alat Rontgen bermasalah, sementara RS. Sorowako juga disebut tengah dalam kondisi penuh pasien.

Dalam perjalanan pada Selasa malam, keluarga lalu mendapat informasi, bila pasien masih memungkinkan untuk dirawat di RSUD I Lagaligo Wotu. Pasien pun akhirnya dibawa ke rumah sakit tersebut untuk menjalani perawatan.

Akan tetapi, pada Rabu (2/9/2026), sekira pukul 10.00 WITA, pasien dibawa ke ruang radiologi untuk menjalani pemeriksaan Rontgen. Menurut keluarga, pemeriksaan kembali tidak dapat dilakukan karena alat disebut mengalami kerusakan.

“Sudah dibawa ke ruang radiologi untuk Rontgen, tapi perawat bilang tidak jadi karena alatnya rusak. Perawat juga menyampaikan kalau orang tua kami mau dirujuk ke RS Sawerigading Palopo,” kata Ihwal.

Kondisi pasien disebut cukup serius. Mengalami sesak napas, pasien bahkan tidak mampu berbaring dan harus tetap duduk meski menggunakan oksigen.

Keluarga dikabarkan mesti menunggu hingga lewat pukul 16.00 WITA, sebelum ambulans datang. Setelahnya, pasien baru diberangkatkan menuju Palopo untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

“Kami sebagai keluarga pasien agak kecewa dengan fasilitas yang ada di rumah sakit Wotu. Bagaimana orang tua kami seharusnya sudah bisa dirawat dengan tenang, tapi karena alat rusak harus lagi menjalani perjalanan ke rumah sakit lain. Apalagi kondisi orang tua kami sesak napasnya parah,” ujar Ihwal.

Dari informasi yang sempat dihimpun, keluhan mengenai fasilitas RSUD I Lagaligo, khususnya terkait alat Rontgen, diduga bukan kali pertama disampaikan pasien maupun keluarga pasien.

Sementara itu, Direktur RS. I Lagaligo Wotu, dr.Irfan, membenarkan berlangsungnya kejadian itu dan menyatakan bila alat rontgen dimaksud memang sempat bermasalah.

Ia menyebut kondisi kerusakannya tak begitu lama, tetapi durasi waktunya cukup membuat pasien mengeluhkan soalannya.

“Oh, iye. Sudahmi diperbaiki. Sudah bisa berfungsi kembali,” sebut dr.Irfan, saat dikonfirmasi, Rabu malam (2/9/2026).

Kendala ini cukup menjadi gangguan bagi layanan pasien, terutama saat kendala teknisnya bertepatan waktunya ketika tengah dibutuhkan. Terlebih, RSUD I Lagaligo baru saja mendapat perhatian langsung melalui sidak Bupati Lutim.

Saat ditanya terkait keluhan pasien, ia menyatakan kendalanya tak membuat layanan terhenti, pula memastikan pihak rumah sakit tetap mencari alternatif penyelesaian bagi pasien.

“Iya, tadi waktu alatnya masih proses perbaikan,” lanjutnya.

Meski begitu, publik tetap berharap sisi layanan rumah sakit tetap optimal dengan penanganan segera, tanpa perlu terkendala keterbatasan fasilitas yang bukan sekadar persoalan teknis.