Bukan Hanya Non-Skill, Disnakertrans Minta PT. PUL Buka Ruang bagi Tenaga Skill Lokal

waktu baca 3 menit
Sabtu, 22 Agu 2026 22:22 0 1291 Arsal Amiruddin
 

LUTIM – Tak hanya menyoal sisi keamanan sediment pond yang dianggap terlalu dekat dengan area permukiman warga, masalah penerimaan tenaga kerja turut mengemuka saat berlangsungnya Sosialisasi Rencana Penambangan PT. Prima Utama Lestari (PUL), Jumat (21/8/2026).

Saat gelaran kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Ussu itu, Sekretaris LIRA Lutim, Suardi, sempat mempertanyakan pula mengenai proses rekruitment tenaga kerja yang dilakukan oleh pihak perusahaan.

“Terkait rekruitment tenaga kerja, harus benar-benar memfasilitasi tenaga kerja lokal,” ucapnya.

Hal ini sempat dijawab oleh Kepala Desa Ussu, Rahmad, yang mengatakan persoalan tenaga kerja bisa secara langsung berhubungan dengan pihak Pemerintah desa (Pemdes).

Ia menyatakan, sejauh ini telah ada sedikit kerjasama antara PT.PUL dan pihak Pemdes dalam proses penerimaan tenaga kerja mereka.

Rahmad menyebut beberapa waktu sebelumnya, mereka telah mempunyai beberapa kesepakatan dengan pihak perusahaan, agar prioritas tenaga kerja ini juga benar-benar diperhatikan.

“Terkait rekruitment tenaga kerja, itu sudah dilakukan berdasarkan kesepakatan,” kata Rahmad.

Meski tak merinci bentuk kesepakatan dan sejauhmana prioritasnya benar-benar dapat direalisasikan secara sesuai, ia menekankan bila proses ini dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja non-skill.

“Untuk rekruitment ini bisa langsung melalui kami di desa, tidak perlu kita sampaikan di sini karena bisa agak panjang. Itu untuk yang non-skill ya, kalau untuk tenaga skill perekrutannya sesuai mekanisme yang berlaku,” tanggapnya, saat gelaran sosialisasi berlangsung.

Hanya saja, perhatian pada tenaga kerja skill, sedianya memang belum menyentuh arah perbincangan di gelaran sosialisasi, pula mekanisme yang disediakan oleh pihak PT. PUL.

Bak gayung bersambut, inspeksi mendadak (sidak) perdana Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lutim, Sabtu (22/8/2026) ke PT. PUL, bisa menjawab sedikit galau para pencari kerja.

Kepala Disnakertrans Lutim, Joni Patabi, menegaskan pentingnya transparansi dalam perekrutan tenaga-kerja, pula menyerukan agar lebih banyak ruang dapat dibuka untuk tenaga kerja lokal.

Ia berharap perusahaan yang masuk ke daerah, sedianya dapat memastikan agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi sebanyak-mungkin warga Lutim.

“Kami menegaskan bahwa sesuai komitmen Pemerintah Daerah, kepada semua perusahaan agar betul-betul memprioritaskan dan memberdayakan tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Malah, tak hanya menyasar peluang tenaga kerja non-skill, tapi juga dapat melihat tenaga skill yang dimiliki di daerah. Menurutnya, di bidang pertambangan, tingkat skill dari sumberdaya manusia di Lutim terbilang cukup mumpuni.

“Kalau memang tenaga dengan skill yang dibutuhkan perusahaan tidak harus ambil dari luar daerah, tenaga kerja lokal juga kami di lutim boleh di uji,” pintanya.

Ia mengingatkan agar informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja tak berhenti hanya di internal perusahaan atau beredar melalui jalur tertentu.

Pihak perusahaan berkewajiban melaporkan data ketenagakerjaannya, serta memberitahukan kepada instansi terkait, agar dapat membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat lokal.

Kejelasan data dari perusahaan, setidaknya bisa memudahkan lingkup pengawasan pemerintah daerah, sekalian sebagai bagian dari upaya pemerintah melakukan pemetaan komposisi hingga serapan tenaga kerja di daerah.

Joni sempat mencontohkan, beberapa kebutuhan tenaga yang dapat disiapkan skala lokal. Menurutnya, bila tenaga dengan kompetensi tertentu tersedia di Lutim, sepatutnya perusahaan tidak perlu serta-merta mendatangkannya dari luar daerah.

“Salah satu contoh terkait safety officer, tidak perlu didatangkan dari luar kalau di Luwu Timur memang ada tenaga yang memiliki kompetensi dan memenuhi kebutuhan perusahaan,” ujarnya.

Ia pula memberikan peringatan agar perusahaan tertib menyampaikan laporan ketenagakerjaan. Demi memastikan data ini tetap rutin disampaikan, Joni mengatakan bakal rutin menyambangi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Lutim.