
MALILI – Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pilketos) SMAN 1 Luwu Timur (Lutim) akan berlangsung 30 September 2026.
Sekitar 1.100 warga sekolah tercatat sebagai pemilih dalam pemilihan yang menjadi bagian dari Pilketos serentak tingkat SMA/SMK se-Sulawesi Selatan (Sulsel).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Lutim, Suhardi, membenarkan jadwal tersebut saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2026) siang.
“Waalaikum salam, tgl 30 pilketosnya,” ia memberitahu. Pemilih di SMAN 1 Lutim tidak hanya berasal dari kalangan siswa. Seluruh siswa, dewan guru dan staf tata usaha akan memiliki hak suara.
Kepala SMAN 1 Lutim, Muhammad Anwar, dalam sambutannya saat gelaran debat kandidat Pilketos di beberapa hari sebelumnya, menyebut jumlah siswa di sekolah itu mencapai 1.040 orang, dengan tambahan sekitar 60 guru dan staf tata usaha.
“Berarti wajib pilih Pilketos pada tahun ini 2026-2027, berjumlah 1.100,” ujarnya.
Debat kandidat menjadi salah satu tahapan sebelum pemungutan suara. Dalam kegiatan itu terdapat dua pasangan kandidat, yakni pasangan nomor urut 1, Imawati-Adit, dan pasangan nomor urut 2, Khairunnisa Muchtar-Esyia Cantika.
Kepala sekolah meminta seluruh kandidat dan pendukung menjaga suasana pemilihan tetap kondusif. Perbedaan pilihan, menurutnya, tidak semestinya berkembang menjadi gesekan pribadi.
“Kita ini adalah sama semua. Kita ini bersaudara semua, kita ini satu keluarga SMA Negeri 1 Luwu Timur,” katanya.

Ia juga meminta para kandidat menunjukkan prestasi, kinerja dan gagasan melalui debat, sehingga warga sekolah memiliki bahan pertimbangan sebelum menentukan pilihan.
“Pemilih nantinya ini, secara cerdas memilih, siapa gerangan yang akan dipilih nantinya, untuk mengemban program kerjanya selama satu tahun ke depan,” ujarnya.
Pilketos SMAN 1 Lutim tahun ini menjadi bagian dari pelaksanaan Pilketos serentak tingkat SMA/SMK se-Sulsel pada 30 September 2026.
KPU Sulsel bersama Dinas Pendidikan Sulsel kembali menjalankan program itu sebagai bagian dari pendidikan pemilih berkelanjutan.
Dilansir dari portal Antara News Makassar, tahun ini sebanyak 528 SMA/SMK di Sulsel dijadwalkan mengikuti Pilketos serentak.
Program tersebut merupakan tahun kedua pelaksanaan kolaborasi KPU dan Dinas Pendidikan Sulsel.
KPU menyebut Pilketos menjadi ruang bagi siswa untuk mengalami langsung proses demokrasi, mulai dari mengenal calon dan visi-misi, menentukan pilihan, hingga menghormati hasil pemilihan.

