Pemprov Sulsel Kucurkan Bantuan Rp.15 Miliar dan Siapkan Proyek Multiyears Rp.5 Triliun di Lutim

waktu baca 3 menit
Minggu, 11 Okt 2026 19:49 0 1294 Arsal Amiruddin
 

SOROWAKO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menegaskan komitmen kuatnya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan perekonomian di Lutim.

Pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Sorowako, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengumumkan pengucuran Bantuan Keuangan Daerah sebesar Rp.15 miliar untuk Lutim, sekaligus menyiapkan alokasi proyek tahun jamak (Multi Years Project) tahap dua senilai sekitar Rp.5 triliun.

Dukungan anggaran itu diserahkan langsung oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, di hadapan Menteri Koperasi RI Dr. Ferry Juliantono, Bupati Lutim Irwan Bachri Syam, serta jajaran kepala daerah se-Sulsel.

Bantuan Keuangan Rp.15 Miliar dan Alsintan Traktor Roda Empat

Gubernur Andi Sudirman menyampaikan bahwa Pemprov Sulsel mengalokasikan alokasi bantuan keuangan langsung senilai Rp.15 miliar pada tahun ini agar Pemkab Lutim dapat segera menyelesaikan berbagai program pembangunan prioritas di wilayahnya.

BACA JUGA:  Beragam Bantuan Diserahkan di HUT Lutim, Ambulans Desa Belum Ikut Dibagikan

Selain bantuan keuangan, Pemprov Sulsel juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 1 unit traktor roda empat khusus untuk Lutim.

Gubernur menyampaikan apresiasi atas responsivitas Bupati dalam mengawal koordinasi serta merealisasikan program-program pembangunan di daerah.

“Tahun ini kita kasih Rp15 miliar, Pak Bupati silakan diselesaikan. Dan tenang Pak Bupati, saya akan backup Pak Bupati. Pak Bupati ini paling mudah koordinasi dan diberikan tanggung jawab,” ujar Andi Sudirman.

Program Multi Years Project 2025–2027 dan Rencana Tahap Dua Rp.5 Triliun

Komitmen pembangunan fisik di Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, ditopang oleh program Multi Years Project (MYP) 2025–2027 senilai total Rp.3,7 triliun.

BACA JUGA:  Kader Golkar Lutim Sambut Konsolidasi IAS, Andi Hatta Marakarma: Golkar Wajib Bangkit di Lutim

Struktur anggaran MYP 2025–2027 ini dialokasikan untuk Pembangunan/Peningkatan Jalan sebesar Rp.2,5 triliun untuk merekonstruksi jalan sepanjang 1.000 km di seluruh Sulsel.

Pula, Peningkatan Sarana Irigasi sebesar Rp.780 miliar untuk menjangkau 54.000 hektare sawah, di mana Paket 4 pengerjaannya mencakup wilayah Lutim, Luwu Utara, Luwu, Enrekang, dan Toraja Utara.

Lalu terkait Fasilitas Kesehatan sebesar Rp.400 miliar, untuk pembangunan dua unit Rumah Sakit Regional di wilayah utara dan selatan Sulsel.

Lebih lanjut, Gubernur mengumumkan bahwa Pemprov Sulsel kini tengah menyiapkan kelanjutan proyek tahun jamak tahap dua dengan nilai estimasi mencapai Rp.5 triliun.

Lutim sendiri dipastikan menjadi salah satu daerah yang mendapatkan porsi perhatian utama untuk pembenahan ruas jalan serta sarana infrastruktur kewenangan provinsi.

BACA JUGA:  Sulsel Pilot Project Nasional, Menkop Ferry Juliantono Dorong Skema Offtaker KDKMP dengan Alat Pascapanen

Efisiensi Anggaran dan Bantuan Sektor Pertanian

Melalui langkah efisiensi anggaran belanja tidak mendesak senilai Rp.1,4 triliun, Pemprov Sulsel berhasil mengalihkan pendanaan langsung ke sektor produktif masyarakat.

Berbagai alokasi bantuan prioritas yang telah disalurkan meliputi 8.497 unit alsintan (termasuk combine harvester, hand tractor, dan hand sprayer), 5.000 ton benih padi mandiri untuk 200.000 hektare lahan, 126 unit kapal nelayan, hingga bantuan keuangan daerah yang tersebar di kabupaten/kota.

Gubernur Andi Sudirman mengapresiasi kesiapan Lutim sebagai tuan rumah puncak Harkopnas ke-79 dan menegaskan bahwa kolaborasi erat antara Pemprov dan Pemkab akan terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat di Bumi Batara Guru.