
Liputan: Asmar Alam
MALILI – Reses Anggota DPRD Lutim Dapil I Malili-Wasuponda, Rusdi Layong, S.T., di Dusun Toddopuli, Desa Balantang, Sabtu (15/8/2026), menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi.
Tak hanya berbicara soal lapangan kerja, harga LPG 3 kilogram dan infrastruktur, warga juga menyampaikan usulan yang cukup dekat dengan kehidupan sosial masyarakat, mulai dari fasilitas untuk kegiatan kedukaan dan hajatan hingga penerangan lapangan bagi anak-anak.
Salah satu warga, Rasyawana Nganro, mengusulkan agar pemerintah menyediakan tenda petakan yang dapat digunakan masyarakat secara bersama-sama.
Menurutnya, fasilitas tersebut akan sangat membantu warga ketika menggelar kegiatan kedukaan maupun acara hakikah.
“Kalau ada fasilitas tenda petakan dari pemerintah, masyarakat tidak perlu lagi menyewa ketika ada kedukaan atau acara hakikah,” ujar Rasyawana.
Melalui fasilitas seperti itu, sebutnya, tak hanya dapat meringankan beban biaya masyarakat, tetapi juga dapat menjadi aset bersama yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial di lingkungan Dusun Toddopuli.
Usulan lain datang dari Yusri, yang menyoroti kondisi penerangan di lapangan. Ia berharap lampu penerangan dapat ditambah sehingga lapangan tetap bisa digunakan warga pada malam hari.
Menurutnya, keberadaan penerangan yang memadai akan memberikan ruang yang oebih ramah bagi anak-anak dan remaja untuk beraktivitas di luar rumah, khususnya berolahraga.
“Kalau lapangan terang pada malam hari, anak-anak bisa bermain dan berolahraga. Jadi tidak terlalu fokus menggunakan gadget,” tuturnya.
Aspirasi tersebut mendapat perhatian karena menyangkut pemanfaatan ruang publik sekaligus aktivitas positif generasi muda di lingkungan masyarakat.
Selain itu, warga juga menyampaikan persoalan lapangan kerja. Mereka berharap masyarakat lokal mendapat kesempatan lebih besar dalam penerimaan tenaga kerja, khususnya pada perusahaan yang beroperasi di Lutim.
Persoalan LPG 3 kilogram juga menjadi perhatian. Warga berharap distribusi gas bersubsidi lebih tepat sasaran dan masyarakat dapat memperolehnya dengan harga yang sesuai ketentuan.
Sementara dari sisi infrastruktur, warga meminta perhatian terhadap kondisi jalan dan fasilitas umum yang masih membutuhkan pembenahan agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih nyaman.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rusdi Layong, S.T., menyatakan seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui DPRD Lutim.
Ia menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda bertemu dengan masyarakat, tetapi menjadi kesempatan untuk melihat langsung kebutuhan warga sekaligus menyerap aspirasi dari tingkat dusun.
Beragam usulan yang muncul dalam reses tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga menyentuh fasilitas sosial, ruang aktivitas anak dan kualitas kehidupan masyarakat sehari-hari.
Warga pun berharap aspirasi yang telah disampaikan Rusdi Layong dapat ditindaklanjuti dan menghasilkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Dusun Toddopuli.
Reses tersebut menjadi jembatan antara suara masyarakat dan lembaga legislatif, dengan harapan setiap usulan tidak berhenti sebagai catatan, tetapi dapat diperjuangkan menjadi kebijakan dan pembangunan yang nyata.

