
Liputan: Budhy Mozart
MANGKUTANA – Sejumlah aspirasi masyarakat mengemuka dalam kegiatan reses perseorangan Anggota DPRD Lutim, Andi Surono S., S.E., di Dusun Sido Tepung, Desa Wonorejo Timur, Mangkutana, Sabtu (15/8/2026) malam.
Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 19.30 Wita itu, menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan, mulai dari sektor pertanian, infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, hingga pengembangan kapasitas pemuda.
Di sektor pertanian, warga bernama Pardoto, menyampaikan permohonan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi sejumlah kelompok tani.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas pertanian masyarakat sekaligus memudahkan kelompok tani dalam mengelola lahan dan meningkatkan produktivitas.
Sementara di bidang infrastruktur, Musriono, mengusulkan peningkatan jalan di Jalan Tambang C, Desa Wonorejo Timur.
Usulan tersebut berkaitan dengan kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang lebih baik untuk menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari.
Aspirasi juga disampaikan dari kelompok perempuan melalui Asmawati. Ia mengusulkan bantuan untuk pengembangan kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ibu-ibu PKK Desa Wonorejo Timur.
Pengembangan kelompok usaha tersebut diharapkan dapat memperkuat kegiatan ekonomi produktif masyarakat dan membantu meningkatkan kapasitas usaha yang telah dijalankan.
Dari kalangan pemuda, Wafi menyampaikan usulan pengembangan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, melalui konsep Kampung Inggris di Desa Wonorejo Timur.
Gagasan itu diarahkan sebagai wadah pembelajaran bahasa Inggris bagi pemuda desa. Selain meningkatkan kemampuan berbahasa asing, program ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi generasi muda dalam menghadapi peluang pendidikan dan dunia kerja.
Menanggapi sejumlah aspirasi tersebut, Andi Surono menyatakan kesiapannya untuk mengawal kebutuhan masyarakat melalui mekanisme pengusulan dan penganggaran di DPRD.
“Insya Allah kami siap mengawal kebutuhan para petani dan kelompok masyarakat melalui permohonan proposal yang kemudian kami akomodir dan sepakati dalam penganggaran tahunan di DPRD melalui sidang paripurna,” ujar Andi Surono.
Ia menekankan pentingnya aspirasi masyarakat disampaikan melalui permohonan atau proposal sehingga dapat menjadi bahan untuk diakomodir dalam proses penganggaran.
Beragam usulan yang disampaikan dalam reses itu menunjukkan kebutuhan masyarakat Wonorejo Timur tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur.
Kebutuhan sarana pertanian, penguatan UMKM ibu-ibu PKK, peningkatan akses jalan, hingga pengembangan kemampuan bahasa Inggris bagi pemuda turut menjadi perhatian warga.
Melalui reses, aspirasi tersebut dihimpun untuk selanjutnya menjadi bahan perjuangan anggota DPRD dalam proses pembahasan program dan penganggaran pembangunan daerah.