Terekam CCTV, Pria Diduga Mengambil Isi Kotak Amal Masjid di Malili

waktu baca 2 menit
Jumat, 26 Jun 2026 06:48 0 1294 Arsal Amiruddin
 

MALILI – Sebuah video berdurasi sekitar 03:41 menit tersebar di media sosial. Di dalam video itu, seorang pria tertangkap kamera CCTV, setelah masuk ke dalam masjid dan membobol isi kotak amal.

Kejadian itu berlangsung, pada Selasa, 23 Juni 2026 silam, dengan waktu perkiraan pagi hari. Akun yang mengupload video tersebut, menyebut bila kejadian berlangsung di sebuah Masjid bernama Nurul Rahmah.

Berdasarkan penelusuran, besar kemungkinan masjid dimaksud berlokasi di Perumahan BTN.Wija Virgo, di Desa Puncak Indah, Malili. “Kotak amal masjid Nurul Rahma dibobol oleh pencuri tgl 23 Juni jam 9 pagi,” sebut akun tersebut, pada Kamis (25/6/2026) malam.

Tampak dalam video itu seorang pria mengenakan celana jeans biru dan baju kaos hitam, awalnya berjalan masuk ke dalam masjid dengan menenteng dua kantung kresek hitam dan merah.

Saat berada di dalam masjid, ia terlihat sejenak duduk bersandar di dinding masjid sebelah kanan. Tak beberapa lama, ia mulai berdiri dan berjalan berkeliling hingga ke bagian shaf perempuan lalu berbalik.

Ia pula sempat berjalan ke arah jendela bagian kanan, melihat-lihat situasi ke arah luar, sebelum berjalan menuju titik kotak amal di dekat pintu sebelah kiri.

Sampai di sana ia belum menjalankan aksinya. Ia masih berjalan lagi menuju ke bagian depan di posisi imam, tampak menghilang sejenak dari tangkapan CCTV, sebelum kembali ke lokasi kotak amal.

Dalam rekaman, dugaan aksi pengambilan isi kotak amal mulai terlihat pada menit 02.54. Pria tersebut tampak berdiri di samping kotak amal dan menggesernya menjauh dari arah jendela.

Beberapa detik kemudian, ia terlihat berjongkok di samping kotak amal, memasukkan tangan dan terlihat mengambil isinya, lalu berdiri dan berjalan keluar masjid sambil menenteng kantong plastik hitam dan merahnya.

Berdasarkan tangkapan layar rekaman CCTV, setelah dilakukan peningkatan kualitas visual menggunakan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan (AI), diperoleh cukup jelas penampakan wajah pria yang berhasil terekam.

Meski begitu, hasil pencitraan berdasarkan peningkatan resolusi gambar tersebut, hanya bersifat visual dan tidak dapat dijadikan dasar untuk memastikan identitas pria yang dimaksud.

Hingga berita ini ditulis, belum dapat dipastikan jumlah kerugian yang diakibatkan dalam aksi tersebut, juga apakah pihak masjid telah memasukkan pelaporan ke pihak yang berwajib.