
LUTIM – Berbagai bantuan dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel), perbankan, perusahaan swasta, hingga TP PKK Provinsi Sulsel, diserahkan pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lutim ke-23, yang berlangsung di Lapangan Pendidikan, Puncak Indah, Malili, pada Senin (8/6/2026) kemarin.
Biar begitu, dalam daftar bantuan yang diumumkan tersebut, ambulans desa yang merupakan program sinergi Pemerintah Daerah (Pemda) Lutim dan Corporate Social Responsibility (CSR) PT.Vale Indonesia Tbk, tampaknya belum ikut dibagikan.
Padahal, pengadaan berkisar 24 unit ambulans desa untuk wilayah pemberdayaan PT. Vale itu cukup lama dinantikan. Program yang disebut bakal mendukung layanan kesehatan “Garda Sehat” tersebut, hingga kini masih menghadapi persoalan keterlambatan distribusi.
Berdasarkan berbagai laporan media, sebagian besar unit ambulans belum diterima desa penerima manfaat meski masa kontrak pengadaan telah berakhir. Kasus ini bahkan telah ditangani aparat penegak hukum dan penyelidikannya ditarik ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel.
Sementara itu, pada momentum peringatan HUT Lutim kali ini, terlihat bantuan terbesar datang dari Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman. Melalui Bupati Lutim, Irwan Bachri Syam, menyampaikan bahwa Menteri Pertanian menyiapkan berbagai bantuan untuk mendukung sektor pertanian daerah.
“Saya menyampaikan salam hormat dari Bapak Menteri Pertanian RI, H. Andi Amran Sulaiman. Beliau tadi pagi menelepon kami dan menyampaikan bahwa dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Luwu Timur, ada kado istimewa yang akan diberikan kepada masyarakat Kabupaten Luwu Timur,” ungkap Irwan, seperti dikutip dari rilis humas Pemda Lutim, Selasa (9/6/2026).
Paket bantuan tersebut meliputi lima unit traktor, dua unit combine harvester, benih jagung untuk 500 hektare lahan, program cetak sawah baru 500 hingga 1.000 hektare, pembangunan irigasi, pengembangan kakao 2.500 hektare, pengembangan kelapa 1.000 hektare, benih padi dan jagung hibrida, serta satu unit vertical dryer jagung berkapasitas 10 ton.
“Semua ini telah beliau siapkan khusus untuk masyarakat Kabupaten Luwu Timur,” tutur Irwan.
Tak hanya datang dari Menteri Pertanian, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, pula menyerahkan bantuan keuangan sebesar Rp.15 miliar untuk mendukung pembangunan daerah.
“Kabupaten Luwu Timur, kami salurkan bantuan keuangan sebesar 15 miliar rupiah. Jika dirasa masih kurang, silakan ajukan permohonan tambahan lagi, silakan diisi sendiri, saya kasih cek kosong,” kata Andi Sudirman yang disambut tepuk tangan hadirin.
Selain bantuan keuangan, Pemprov Sulsel juga menyerahkan bantuan revitalisasi sarana pendidikan untuk sejumlah SMA, satu unit traktor roda empat, bantuan pemasangan listrik baru bagi 65 rumah tangga, serta hibah untuk lima rumah ibadah.
Pihak Pemprov juga menegaskan komitmennya melanjutkan pembangunan infrastruktur strategis di Lutim, termasuk rehabilitasi irigasi dan pembangunan jalan.
Dari sektor perbankan, Bank Sulselbar menyerahkan tiga unit truk pengangkut sampah. Sedangkan, PT. Vale hanya dapat mengumumkan pemberian empat unit bus sekolah, dan PT. Citra Lampia Mandiri (CLM) menyerahkan satu unit mobil pengangkut sampah dan enam kontainer sampah.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Lutim, dr. Ani Nurbani, menerima bantuan pengembangan UMKM dan IKM dari Ketua TP PKK Provinsi Sulsel senilai Rp,175,4 juta.
Bantuan tersebut berupa mesin jahit, freezer, oven gas, mesin kopi, alat produksi, bahan kemasan produk, hingga dukungan sertifikasi halal bagi pelaku usaha.
“Insya Allah, sektor UMKM dan IKM yang menjadi salah satu penggerak utama ekonomi kerakyatan akan semakin berkembang, sehingga mampu mendorong kesejahteraan masyarakat Luwu Timur secara berkelanjutan,” harap dr. Ani Nurbani.