ABUPI Lantik Pengurus DPC Luwu Timur Periode 2025–2030

waktu baca 2 menit
Sabtu, 27 Sep 2025 00:30 0 1323 Tim Redaksi
 

JAKARTA – Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) resmi melantik Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABUPI Luwu Timur untuk masa bakti 2025–2030.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati, bersama Sekjen ABUPI, di Penang Bistro Pakubuwono, Jakarta Selatan, Kamis (25/09/2025).

Adapun jajaran pengurus DPC ABUPI Luwu Timur yang dilantik terdiri dari Ketua Ikal A.A., Sekretaris Herawan, dan Bendahara Muhammad Ayub. Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam.

Ketua DPC ABUPI Luwu Timur, Ikal, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjadikan ABUPI sebagai mitra strategis pemerintah dan pelaku usaha di bidang kepelabuhanan.

“Semoga DPC ABUPI Luwu Timur dapat menjadi wadah bersama untuk memperkuat jaringan usaha sekaligus berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan masyarakat,” ujarnya.

Pelantikan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan kepengurusan pusat ABUPI, empat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), serta sejumlah DPC lainnya. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperluas serta memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat daerah.

Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, menyampaikan dukungannya terhadap kepengurusan baru ABUPI. Menurutnya, keberadaan ABUPI di Luwu Timur diharapkan dapat bersinergi dalam pembangunan dan pengelolaan fasilitas pelabuhan yang lebih produktif.

“Saya harap pengurus ABUPI dapat menjalankan amanah dengan baik serta mendukung pengelolaan pelabuhan yang memberi manfaat nyata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati, menegaskan pentingnya peran pengurus baru dalam memperkuat sektor kepelabuhanan nasional. Ia menyebut struktur kepengurusan periode 2025–2030 dirancang agar lebih fungsional dan adaptif.

“Dengan pembagian tugas yang jelas, setiap pengurus diharapkan menjadi agen perubahan yang bekerja dengan pikiran, hati, dan niat tulus demi kemajuan bersama,” katanya.

Liana juga mengingatkan bahwa tantangan sektor pelabuhan semakin berat di tengah dinamika isu global. Oleh karena itu, ABUPI harus berada di garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan industri pelabuhan Indonesia.

Pengurus ABUPI periode 2025–2030 membawa lima misi utama, yaitu Akselerasi, Inklusi, Kompeten, Teknologi, dan Keberlanjutan. Kelima misi itu diterjemahkan dalam 18 program kerja strategis yang menjadi pijakan arah organisasi selama lima tahun ke depan. (*)