
WASUPONDA – Sebuah rumah panggung milik Cambang Supu di Pabbalo, Dusun Lampangi Timur, Desa Parumpanai, Wasuponda, ludes terbakar pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 20.30 Wita.
Kabar musibah itu diunggah Salehraman di sebuah grup media sosial, disertai foto kobaran api yang menghanguskan rumah.
“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Penghuni rumah, Ahmad Penius bersama istrinya Nurlina dan tiga orang anaknya, dinyatakan selamat,” tulisnya.
Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah, Cambang Supu, sedang berada di luar daerah. Rumah itu dihuni Ahmad Penius bersama istri dan tiga anaknya.
Salehraman menyebut api diduga berasal dari korsleting listrik. “Api diduga berasal dari korsleting listrik dan dengan cepat membesar,” ia menyatakan.
Warga yang berdatangan ke lokasi tidak mampu memadamkan api karena kobaran sudah telanjur membesar.
Kebakaran menghanguskan seluruh isi rumah. Tiga unit mesin gergaji chainsaw, perabot rumah tangga, pakaian, uang tunai, hingga emas ikut terbakar.
Material bangunan berupa tiang dan kayu ramuan rumah yang tersusun di kolong rumah juga habis dilalap api.
Salehraman menyebut kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp.90.000.000 atau Rp.90 juta.
Sementara itu, Kepala Desa Parumpanai, Judel, langsung mengerahkan warga menuju lokasi setelah menerima informasi dari Kepala Dusun Lampangi Timur, Dasri.
Hanya saja, kobaran api lebih cepat menghanguskan rumah sebelum warga tiba di lokasi. Pemadam kebakaran (Damkar) belum sempat dihubungi.
“Namun dikabarkan rumah yang terbakar sudah rata dengan tanah,” kata Salehraman.
Ia pula menginformasikan, bahwa saat ini, Ahmad Penius, Nurlina, dan tiga anak mereka yang masih kecil harus menumpang di rumah tetangga terdekat.
“Semoga saja ada pihak yang ikhlas untuk membantu guna meringankan beban yang dialami korban dalam musibah ini,” harap Salehraman.