
LUTIM – Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober menjadi momentum untuk kembali menyalakan semangat persatuan. Ikrar pemuda pada 1928 menyatukan tekad tentang tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia.
Semangat itu terus diperingati setiap tahun, dengan berbagai aktivitas masyarakat yang berjalan mengikuti keadaan masing-masing daerah. Di Lutim, Rabu (28/10/2026), sebagian warga juga perlu bersiap menghadapi jadwal pemadaman listrik terencana.
PT. PLN (Persero) ULP Malili mengumumkan pengaturan beban listrik di sejumlah wilayah mulai pukul 13.00 hingga 23.00 WITA. Pengumuman itu menyebutkan, langkah ini dilakukan untuk “menjaga keandalan sistem dan layanan kelistrikan”.
Bagi warga yang masuk dalam wilayah terdampak, semangat hari bersejarah ini agaknya perlu disertai persiapan tambahan, seperti mengatur aktivitas sebelum listrik padam, memastikan baterai telepon genggam terisi, dan menyesuaikan pekerjaan yang bergantung pada aliran listrik.
Berdasarkan pengumuman PLN, pemadaman hari ini bakal dibagi dalam empat rentang waktu.
Pukul 13.00–16.30 WITA, pengaturan beban mencakup Dusun Balambano KM 5, Desa Laskap, Pongkeru, Pasi-Pasi, Harapan, kawasan CLM, Mangkasa Point, dan Pelabuhan Lampia, Kecamatan Malili.
Berikutnya, pukul 14.30–18.00 WITA, wilayah terdampak meliputi PT PUL, Dusun Saluciu, Desa Atue, Manurung, Tarabbi, Lakawali, dan Lakawali Pantai di Kecamatan Malili, serta Desa Tampinna di Kecamatan Angkona.
Pada pukul 18.00–21.00 WITA, giliran Desa Watangpanua (Poros) dan Maliwowo di Kecamatan Angkona; Desa Bahari, Tabaroge, Kalaena, Rinjani, dan Karambua di Kecamatan Wotu; serta Desa Manunggal dan Alambuana di Kecamatan Tomoni Timur yang masuk dalam jadwal.
Sementara itu, pukul 20.00–23.00 WITA, pengaturan beban dijadwalkan berlangsung di kawasan Poros Lampu Merah 1 hingga Pos Polisi KM 1, Rumah Jabatan Bupati, Puskesmas Malili, Perumahan Syuhada, Kelurahan Malili, Dusun Balambano Indah KM 4, Desa Wewangriu, Baruga, dan Balantang.
PLN menyampaikan bahwa jadwal tersebut merupakan estimasi awal. Waktu maupun durasi pemadaman berpotensi mengalami penyesuaian karena sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) masih dalam tahap transisi pemulihan.
Perusahaan juga menyebut pengaturan beban dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan sekaligus memastikan keselamatan petugas yang bekerja di lapangan.
Untuk laporan dan keluhan, pelanggan dapat menggunakan aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123.
Meski warga harus tetap menyesuaikan rencana dengan jadwal listrik yang diumumkan, setidaknya, untuk hari ini, ada satu hal yang perlu dipastikan tetap menyala, yakni semangat pemudanya.

