Warga Enam Desa Kompak Dukung Investasi PT IHIP, Luwu Timur Bersiap Jadi Pusat Industri Baru

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Okt 2025 11:37 0 1364 Tim Redaksi
 

LUTIM – Dukungan terhadap rencana investasi PT Indonesia Hualy Industri Park (IHIP) di kawasan Lampia, Kecamatan Malili, terus menguat. Kali ini, masyarakat dari enam desa yang berada di lingkar tambang secara resmi menyatakan sikap mendukung penuh langkah tersebut, sebagai bagian dari upaya bersama mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Deklarasi dukungan berlangsung penuh semangat di Warkop Andara, Desa Puncak Indah, Minggu malam (19/10/2025). Acara ini dihadiri ratusan warga, tokoh masyarakat, pemerintah desa, perwakilan pemuda, serta berbagai asosiasi pengusaha dari wilayah sekitar tambang.

Enam desa yang ikut menyuarakan dukungan meliputi Desa Harapan, Pasi-Pasi, Pongkeru, Wewangriu, Balantang, dan Puncak Indah. Dalam forum tersebut, para peserta sepakat bahwa kehadiran PT IHIP dapat menjadi momentum penting untuk menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi lokal, dan mempercepat pembangunan kawasan industri di Luwu Timur.

“Kami tidak ingin hanya jadi penonton di kampung sendiri. Kehadiran investasi ini harus jadi peluang bagi masyarakat untuk tumbuh bersama,” ujar Adil Toamir, Ketua Asosiasi Pengusaha Asli Lampia (APAL), penggagas kegiatan deklarasi tersebut.

Menurut Adil, dukungan masyarakat tidak muncul tiba-tiba, melainkan berangkat dari harapan agar investasi besar di wilayah Lampia dapat membuka ruang kemitraan bagi pelaku usaha lokal serta generasi muda yang siap bekerja.

Sebagai simbol kesepakatan bersama, dilakukan penandatanganan berita acara dan pembubuhan tanda tangan di baliho besar bertuliskan “Petisi Dukungan kepada PT IHIP untuk Berinvestasi di Luwu Timur.” Dokumen tersebut rencananya akan disampaikan kepada DPRD Luwu Timur, Pemerintah Daerah, dan manajemen PT IHIP sebagai bentuk dukungan resmi masyarakat.

Camat Malili, H. Hasimning, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas inisiatif warga. Ia menilai langkah masyarakat ini menunjukkan kesiapan Luwu Timur menyambut era baru industrialisasi yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Ketika warga mendukung, pembangunan industri akan berjalan lebih harmonis dan memberi manfaat lebih luas,” ungkap Hasimning.

Dengan semangat kebersamaan yang terpancar dalam deklarasi tersebut, Luwu Timur kini bersiap menapaki babak baru sebagai daerah dengan potensi industri yang semakin menjanjikan—di mana kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan investor menjadi kunci utama menuju kemajuan. (ech)