
LUTIM – Forum Komunikasi dan Advokasi Masyarakat Lingkar Tambang Luwu Timur (FOKAL LUTIM) berencana menggelar aksi demonstrasi di Gate Karebbe/Mangkasa Point, Senin (21/9/2026) esok.
Aksi itu ditujukan untuk menyampaikan sejumlah tuntutan terkait aktivitas PT. Mucoindo Prakasa, mulai dari dugaan kekerasan di lingkungan proyek, persoalan keselamatan kerja, hingga kebijakan ketenagakerjaan.
Rencana aksi itu disampaikan FOKAL LUTIM melalui surat pemberitahuan kepada Kepala Kepolisian Resor Luwu Timur (Lutim), Cq. Kasat Intelkam Polres Lutim.
Dalam surat bernomor 003/FOKAL-LUTIM/IX/2026, tertanggal Towuti, 19 September 2026, FOKAL LUTIM setidaknya memuat enam persoalan yang menjadi dasar rencana aksi.
Salah satu yang disoroti adalah dugaan tindakan kekerasan dalam proyek pembangunan jembatan PT. Mucoindo Prakasa yang melibatkan Field Inspector dan Safetyman.
FOKAL LUTIM menyatakan mengecam keras tindakan kekerasan yang terjadi di proyek pembangunan jembatan PT.Mucoindo Prakasa, yang melibatkan Field Inspektor dan Safetyman.
Menurut mereka, hingga kini persoalannya, “belum tuntas secara aturan yang berlaku”. Persoalan keselamatan kerja juga menjadi perhatian.
FOKAL LUTIM meminta dugaan pelanggaran prosedur keselamatan di proyek pembangunan tower diusut.
“Mengusut tuntas mengenai kasus pelanggaran safety di proyek pembangunan tower (karyawan naik di belakang mobil LV dan kasus-kasus lainnya),” tulis mereka di suratnya.
Selain keselamatan kerja, FOKAL pula mempersoalkan proses perekrutan tenaga kerja di PT. Mucoindo Prakasa, yang dinilai tidak transparan dan tidak sesuai dengan bursa kerja.
Organisasi itu juga menyoroti keberadaan pekerja yang didatangkan dari luar Lutim untuk pekerjaan yang dinilai dapat dikerjakan masyarakat lokal.
FOKAL LUTIM lalu meminta Disnakertrans Lutim bersama PT. Vale Indonesia, bisa mengambil langkah terhadap persoalan itu.
Apalagi, terkait “banyaknya jumlah karyawan pengiriman dari luar Luwu Timur yang notabene masyarakat lokal mampu mengerjakan job desk tersebut,” mereka menilai.
Kebijakan manajemen terkait pengurangan karyawan masyarakat lokal turut menjadi tuntutan. FOKAL LUTIM menyebut adanya keputusan secara sepihak yang telah dilakukan oleh pihak management perusahaan yang dianggap tak adil dalam kuota kerja lokal.
“pulangkan pengiriman dan berdayakan masyarakat lokal,” tegas mereka kemudian di sana.
Berdasarkan surat pemberitahuan, aksi dijadwalkan berlangsung Senin (21/9/2026), mulai pukul 06.00 WITA sampai selesai, dengan lokasi aksi di Gate Karebbe/Mangkasa Point.
Surat yang ditandatangani oleh Ketua Pengurus Harian FOKAL LUTIM, Arsan tersebut, pula telah ditembuskan kepada Bupati Lutim, DPRD Lutim, pihak eksternal PT. Vale Indonesia, Disnakertrans Lutim, DSS PT. Vale, serta manajemen PT. Mucoindo Prakasa.