Mau Hadiri Pembukaan Harkopnas? Ada Sedikit Catatan untuk Pengurus KDKMP Lutim

waktu baca 3 menit
Minggu, 4 Okt 2026 11:34 0 1303 Arsal Amiruddin
 

LUTIM – Ada sedikit catatan soal pakaian bagi pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Lutim yang hendak menghadiri pembukaan Pekan Expo K-UMKM Nasional ke-79 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di Sorowako.

Dalam surat undangan pembukaan yang ditujukan kepada para pengurus dan pengawas KDKMP se-Lutim, tercantum ketentuan pakaian batik.

Pembukaan dijadwalkan berlangsung Selasa (6/10/2026) pukul 19.00 WITA di Lapangan Iniaku, Sorowako, Nuha.

Meski begitu, pengurus KDKMP tetap punya pilihan pakaian yang dapat mereka kenakan untuk menghadiri gelarannya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (Disdagkop-UKMP) Lutim, Senfry Oktavianus, mengarahkan para pengurus yang telah memiliki kemeja seragam Koperasi Merah-Putih untuk mengenakannya saat menghadiri pembukaan.

Melalui pesan suara kepada para pengurus, ia menjelaskan bahwa ketentuan batik dalam surat undangan muncul karena surat dibuat untuk banyak unsur, mulai dari Forkopimda, kepala desa, kepala OPD, camat, lurah, hingga pengurus koperasi.

“Sehingga ketika ada yang untuk pengurus Koperasi Desa Merah-Putih, itu tidak terhindarkan tertulis kata pakaian batik,” jelasnya, pada Sabtu malam (3/10/2026).

Oleh karenanya, ia justru mengajak pengurus KDKMP yang sudah memiliki seragam Merah-Putih untuk menunjukkan identitas koperasinya.

“Kalau sekiranya teman-teman Koperasi Desa Merah-Putih semuanya memiliki seragam, kemeja yang bertuliskan seragam Merah-Putih ini, kenapa tidak dipakai,” ujarnya.

Menurutnya, seragam itu bukan sekadar pakaian bersama. Kemeja itu dapat menjadi identitas sekaligus kebanggaan sebagai bagian dari gerakan Koperasi Merah-Putih.

“Coba dipakai itu sebagai kebanggaan kita menjadi bagian dari Koperasi Merah-Putih,” pintanya.

Pembukaan pada Selasa malam bakal menjadi awal rangkaian Harkopnas ke-79 tingkat Provinsi Sulsel yang dipusatkan di Lutim.

Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, 6–10 Oktober 2026, dengan Lapangan Iniaku sebagai salah satu pusat kegiatan.

MaliliPos sebelumnya mencatat lokasi disiapkan untuk Expo dan Pameran yang akan melibatkan peserta dari kabupaten/kota se-Sulsel, kecamatan di Lutim, instansi vertikal, BUMN, KDKMP dan pelaku UMKM.

Rangkaian kegiatannya tidak hanya berupa expo. Agenda yang telah dipersiapkan mencakup seminar perkoperasian dan rapat kerja daerah bidang koperasi.

Ada pula kegiatan yang lebih terbuka untuk masyarakat dan peserta, seperti jalan santai Anti Mager, lomba paduan suara, lomba sambung lirik, pameran pompessi serta berbagai lomba tradisional.

Malam gala dinner juga masuk dalam rangkaian kegiatan selama Harkopnas berlangsung. Sebelumnya, Senfry menyebut sekitar 3.000 tamu dari 23 kabupaten/kota diperkirakan datang ke Lutim.

Sejumlah kepala daerah juga dijadwalkan hadir dalam rangkaian kegiatan. Persiapan di Sorowako pun terus dikebut.

Sejak akhir September, pihak Pemkab Lutim pula telah melakukan pemantapan lokasi, fasilitas pendukung, akomodasi hingga koordinasi dengan panitia dan pihak terkait.

Sementara itu, tenda-tenda expo dan panggung utama di Lapangan Iniaku mulai berdiri menjelang pembukaan.

Dan untuk pengurus KDKMP, sebelum berangkat ke lokasi, mesti memilih mengikuti ketentuan batik dalam surat undangan, tampil dengan identitas Koperasi Merah-Putih, atau sekalian membuat Batik Merah-Putih.