Dukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan, PT.CLM Beri Bantuan Alat Tangkap

waktu baca 3 menit
Rabu, 12 Agu 2026 18:34 0 1279 Arsal Amiruddin
 

LUTIM – Komitmen PT. Citra Lampia Mandiri (PT CLM) kembali ditunjukkan dengan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui pelaksanaan Program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM).

Salah satu bentuk implementasi programnya diwujudkan melalui penyerahan bantuan alat tangkap kepada kelompok nelayan di Desa Harapan, Malili

Penyerahan yang dilakukan di Aula Kantor Desa Harapan, pada Jumat, 7 Agustus 2026 itu, melibatkan setidaknya 50 orang nelayan tangkap dari lima kelompok nelayan.

Senior Supervisor PPM PT.CLM, Mehdi, menyebut bantuan itu merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan berbasis potensi lokal.

“Kami berharap dengan adanya bantuan terhadap 5 kelompok nelayan ini dapat mendukung peningkatan ekonomi bagi masyarakat dan pemberdayaan nelayan lokal desa harapan, “ungkap Mehdi, saat ditemui dalam bincang santai di Coffee and Resto Regency, Desa Puncak Indah, Malili, Rabu (12/8/2026).

PT.CLM menilai sektor perikanan tangkap menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat pesisir, yang tak hanga memiliki peran penting dalam menopang ketahanan ekonomi rumah tangga, sekaligus memenuhi kebutuhan pangan mereka.

Bantuan alat tangkap diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kegiatan penangkapan ikan, sehingga nelayan memiliki sarana produksi yang lebih memadai dalam menjalankan aktivitas usaha.

Peningkatan kapasitas sarana produksi tersebut pada akhirnya diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan pendapatan nelayan secara berkelanjutan.

“Seperti halnya komitmen Perusahaan PT. CLM, bantuan ini merupakan salah satu bagian dari kedelapan Pilar Utama PPM – Tingkat pendapatan Rill sub bidang Perikanan, “Mehdi menyebutnya.

Melalui perspektif pembangunan masyarakat, intervensi melalui penyediaan sarana produksi tidak hanya dipandang sebagai bentuk bantuan material, tetapi juga sebagai instrumen untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat.

Pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip PPM yang menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan dengan memperhatikan potensi, kebutuhan, serta karakteristik sosial-ekonomi wilayah.

PT. CLM juga memandang bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak semata-mata diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi dari sejauh mana bantuan tersebut mampu menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial dalam jangka menengah dan panjang.

Oleh karenanya, pemanfaatan bantuan secara tepat, pengelolaan kelompok nelayan yang baik, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program.

Melalui dukungan terhadap sektor perikanan, PT. CLM berharap masyarakat Desa Harapan dapat semakin mengoptimalkan potensi sumber daya lokal secara produktif dan bertanggung jawab.

Sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, kelompok nelayan, dan pemangku kepentingan lainnya juga diperlukan untuk memastikan program pemberdayaan dapat memberikan dampak yang lebih luas.

Penyerahan bantuan alat tangkap ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen PT. CLM dalam membangun hubungan kemitraan dengan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.

Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus mengembangkan program PPM yang bersifat partisipatif, terukur, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Sehingga, manfaat program tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas kehidupan dan ketahanan ekonomi masyarakat Desa Harapan.