Jaminan Keamanan Ternoda, Warga Munte Dikeroyok di Karondang

waktu baca 2 menit
Sabtu, 5 Sep 2026 19:35 0 1366 Arsal Amiruddin
 

LUTRA – Persoalan keamanan antarwarga kembali mencuat di wilayah tetangga Lutim. Kali ini, warga Desa Munte, Lutra, dilaporkan menjadi korban pengeroyokan saat melintas di Desa Karondang.

Padahal, kesepakatan untuk menjamin keamanan baru saja dibangun melalui pertemuan antara jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lutra dan Pemerintah Desa (Pemdes) Karondang.

Kesepakatan sebelumnya diharap mampu meredam ketegangan, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat di kedua wilayah berlangsung aman dan kondusif.

Apa mau dinyana, komitmen itu kembali tercoreng setelah seorang warga Desa Munte diduga menjadi korban pengeroyokan saat melintas di wilayah Desa Karondang.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga kepada awak media, Sabtu siang (5/9/2026), peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WITA. Warga Desa Munte bernama Heri, disebut dikeroyok oleh sejumlah oknum warga Desa Karondang.

Selain pengeroyokan, aksi pemalangan jalan juga sempat terjadi. Kondisi itu membuat sejumlah warga, termasuk kelompok perempuan asal Desa Munte, mendapat ancaman dan intimidasi ketika hendak melintas.

Pihak keluarga korban mengecam keras kejadian itu. Mereka menilai tindakan tersebur telah mencederai kesepakatan yang sebelumnya dibangun untuk menjaga keamanan dan mengakhiri pertikaian.

Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Kepolisian Sektor (Polsek) Bone-Bone. Keluarga korban pun meminta aparat penegak hukum segera mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Kami mengutuk keras kejadian yang menimpa keluarga kami. Kami menuntut APH bertindak tegas dan segera menangkap serta mengamankan para pelaku,” tegas salah satu perwakilan keluarga korban.

Sementara itu, Kepala Desa Munte, Akbar, menyayangkan dugaan aksi main hakim sendiri tersebut. Menurutnya, pemerintah desa dari kedua pihak sebenarnya memiliki komitmen yang sama untuk mengakhiri pertikaian.

“Saya selaku Kepala Desa Munte sangat menyayangkan ulah oknum tersebut yang telah melakukan penganiayaan terhadap warga kami,” ujarnya.

Ia berharap persoalannya segera diselesaikan, sehingga tidak kembali memicu ketegangan di tengah masyarakat.

“Saya berharap pertikaian ini cepat selesai, dan saya yakin Pemerintah Desa Karondang pun berpikiran sama,” katanya.

Ia juga meminta kepolisian bergerak cepat untuk menangani perkara ini. Ia berharap pihak yang diduga terlibat dapat bersikap kooperatif dan tidak memperkeruh keadaan.

“Saya sangat berharap pihak kepolisian segera melakukan penangkapan, atau oknum pelaku bersikap kooperatif menyerahkan diri agar situasi kembali kondusif,” tegasnya.

Di tengah persoalan, ia mengimbau masyarakat Desa Munte maupun Karondang tidak mudah terprovokasi. “Mari kita percayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.