MALILI – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo-SP) menggelar kegiatan Pembinaan Identifikasi Kegiatan Statistik Sektoral dan Coaching Aplikasi Portal Satu Data 2025 di Media Center Kominfo-SP, Rabu (27/08/2025).
Kegiatan ini digelar sebagai upaya mempercepat implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, sekaligus menindaklanjuti Peraturan Bupati Luwu Timur Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Satu Data Informasi.
Coaching dibuka langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Alamsyah Perkesi, yang didampingi Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP, Muhammad Safaat DP.
Dalam sambutannya, Alamsyah menegaskan pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam penyusunan metadata statistik yang baik dan akurat.
“Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan memahami konsep dasar metadata, mengetahui standar penyusunan metadata, serta mampu menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan data yang tepat dan akurat merupakan aset berharga dalam pengambilan keputusan pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Hari ini kita membahas tentang identifikasi kegiatan statistik sektoral serta penggunaan aplikasi Portal Satu Data Luwu Timur untuk menunjang kualitas dan integritas data yang dikelola,” jelas Alamsyah.
Atas nama Bupati, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan seluruh peserta yang merupakan perwakilan dari setiap OPD.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP sekaligus Ketua Pelaksana Coaching, Muhammad Safaat DP, menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 27–28 Agustus 2025, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan Kasubag dan staf OPD dalam menyusun metadata statistik sektoral secara mandiri.
“Kami berharap kegiatan ini bisa memfasilitasi peningkatan wawasan dan keterampilan, sehingga pengelolaan data di Luwu Timur menjadi lebih efektif dan efisien,” ungkapnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu Timur, Fathur Rahman Muhdar, serta Muhammad Akbar Syarif dari Diskominfo-SP. Peserta berasal dari seluruh OPD di Kabupaten Luwu Timur.
Melalui pembinaan dan coaching ini, Pemkab Luwu Timur menargetkan implementasi Satu Data Indonesia di tingkat daerah dapat berjalan lebih optimal, mendukung transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola data yang lebih baik dalam pembangunan. (*)