TOMONI — Bupati Luwu Timur, Iwan Bachri Syam, menyambut hangat kehadiran peserta Touring Nasional IV MedDocs Indonesia di Hotel Sikumbang, Kecamatan Tomoni, Kamis (18/9/2025).
Sekitar 60 dokter penggemar motor besar dari berbagai daerah hadir dalam agenda yang menjadi momen spesial bagi masyarakat Bumi Batara Guru.
Rombongan MedDocs memulai perjalanan dari Kota Palu, menyusuri pesona alam Mangkutana, lalu melanjutkan rute menuju Toraja sebelum menuntaskan touring di Makassar.
Bagi para dokter, touring bukan sekadar hobi, tetapi juga ruang berharga untuk melepas penat dari rutinitas medis yang padat.
Dalam sambutannya, Bupati Iwan mengaku bangga dan terhormat atas kehadiran para tenaga medis yang dikenal sebagai “dokter penjelajah”. Ia berharap momentum ini memberi inspirasi baru bagi masyarakat Luwu Timur.
“Sungguh suatu kehormatan menerima teman-teman MedDocs di sini. Semoga perjalanan ini memberikan kenangan berharga sekaligus mempererat persaudaraan, baik antar dokter maupun dengan masyarakat Luwu Timur,” ucap Bupati Iwan.
Bupati juga memanfaatkan kesempatan itu untuk memperkenalkan potensi daerah, mulai dari sektor perkebunan, perikanan, hingga pertambangan, yang disebutnya memiliki nilai strategis dalam mendukung kemakmuran warga.
El Presidente MedDocs Indonesia, Dr. dr. Andjar Bhawono, turut menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan ramah yang mereka terima sepanjang perjalanan.
“Setiap kilometer yang kami lalui dari Palu hingga Luwu Timur penuh pengalaman luar biasa. Terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat atas penerimaan yang begitu hangat,” ujar Andjar.
Touring ini tak hanya mempererat hubungan sesama anggota MedDocs, tetapi juga menghadirkan ruang silaturahmi antara dokter senior dan junior. Mereka saling berbagi kisah inspiratif, baik dari dunia medis maupun pengalaman hidup sehari-hari.
Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata antara Bupati Luwu Timur dan MedDocs Indonesia.
Suasana semakin cair ketika Bupati Iwan ikut bernyanyi bersama rombongan, menciptakan momen penuh keakraban dan kegembiraan. (*)