MALILI – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Luwu Timur menerima kunjungan Tim Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (SMEP) TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan.
Kunjungan ini dipimpin langsung Ketua Kelompok Tim SMEP PKK Provinsi Sulsel Zona 4, Dr. Aisyah Ahmad, didampingi Staf Ahli Provinsi Sulsel, Hj. Maryam, dengan agenda evaluasi program di sejumlah desa locus kegiatan.
Dalam sambutannya, Hj. Haslinda Wahab, Staf Ahli PKK Lutim, memaparkan berbagai program yang telah dijalankan mulai dari Pokja I hingga Pokja V.
Ia menekankan, keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah daerah tidak menyurutkan semangat jajaran PKK untuk tetap bergerak.
“Meski ada efisiensi, setiap pokja tetap berupaya menjalankan program. Prinsipnya, kegiatan bisa terus berjalan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, bahkan tanpa anggaran sekalipun,” ujar Haslinda.
Sementara itu, Dr. Aisyah Ahmad menegaskan bahwa SMEP merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk evaluasi dan apresiasi terhadap kerja keras TP PKK kabupaten/kota.
“Kami ingin memastikan kegiatan PKK berjalan sesuai program. SMEP bukan hanya evaluasi, tetapi juga bentuk penghargaan atas dedikasi teman-teman PKK di daerah,” ungkap Aisyah.
Ia juga menyampaikan, tahun ini TP PKK Luwu Timur mendapat tambahan poin karena mampu menyelesaikan laporan dengan cepat.
Selain itu, tim melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah kecamatan locus kegiatan, di antaranya Pokja I di Puncak Indah, Pokja II di Lahandang, Pokja III di Desa Wanasari, Pokja IV di Desa Wonerejo dan Teromu (Mangkutana), Pokja IV di Desa Purwosari (Tomoni Timur), serta Pokja III dan IV di Kecamatan Nuha.
Meski lokasi yang dituju cukup jauh, semangat kader PKK maupun tim penilai provinsi tetap tinggi.
“Intinya, kita semua mau belajar. Tidak perlu banyak teori, yang penting ketika kita serius, pasti bisa,” pesan Aisyah.
Kunjungan SMEP TP PKK Sulsel di Luwu Timur tidak hanya dimaknai sebagai evaluasi administratif, melainkan juga sebagai wujud sinergi dan pembinaan berkelanjutan.
Harapannya, kolaborasi ini semakin memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (*)