Janin Ibu Hamil di Lutim Membusuk dalam Kandungan, RSUD I Lagaligo Kembali Disorot

waktu baca 2 menit
Selasa, 2 Sep 2025 18:51 0 1351 Tim Redaksi
 

WOTU — RSUD I Lagaligo kembali menjadi sorotan setelah seorang ibu hamil bernama Herlina (30), warga Dusun Benteng, Desa Tampinna, Kecamatan Angkona, harus kehilangan janinnya yang berusia tiga bulan.

Padahal, menurut keluarga, kondisi janin Herlina dinyatakan sehat saat pertama kali mendapat perawatan di RSUD I Lagaligo.

Namun, setelah dua kali dirawat lalu dipulangkan meski masih mengalami pendarahan, janinnya akhirnya tidak selamat dan membusuk di dalam kandungan.

Herlina sempat dirawat inap selama 10 hari, kemudian dipulangkan dengan status rawat jalan. Pendarahan yang dialaminya tak kunjung berhenti. Saat kondisi memburuk, ia kembali dirawat selama tujuh hari sebelum akhirnya dipulangkan lagi.

“Kami minta jangan dipulangkan, tapi tetap saja disuruh pulang. Padahal darahnya terus keluar,” ujar Hilda, keluarga pasien, sebagaimana dilansir kolomdata.id, Selasa (2/9/2025).

Setelah kembali ke rumah, kondisi Herlina semakin parah. Bau tak sedap muncul dari darah yang keluar, hingga akhirnya keluarga membawanya berobat ke dokter praktik di Tomoni. Dari hasil pemeriksaan, janin diketahui sudah meninggal dan membusuk.

Senin malam (1/9/2025), keluarga Herlina mendatangi RSUD I Lagaligo dan sempat terjadi keributan karena menuntut penjelasan atas kondisi tersebut.

Direktur RSUD I Lagaligo, dr Irfan, mengatakan pihaknya masih melakukan klarifikasi terkait perawatan pasien.

“Sekarang kami lagi rapat untuk konfirmasi. Termasuk keluarga pasien. Nanti kami beri keterangan setelah ini,” katanya singkat.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, mengaku sudah meminta laporan langsung dari pihak rumah sakit. Ia menegaskan, jika terbukti ada kelalaian, tindakan tegas akan diambil.

“Kalau memang salah, ya salah. Saya pasti tindaki. Ini demi masyarakat Luwu Timur,” ujar Irwan.

Saat ini Herlina masih menjalani perawatan medis di RSUD I Lagaligo. Bupati meminta pihak rumah sakit memberikan pelayanan serius kepada pasien. (*)