
MALILI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar pelatihan Public Speaking, Master of Ceremony (MC), dan protokoler bagi masyarakat Desa Balantang, Malili, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan program kerja individu yang dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Desa. Pelatihan yang berlangsung di Hotel Golden House, Desa Puncak Indah itu, diikuti oleh anggota PKK Desa Balantang, perangkat desa, serta masyarakat.
Selama berlangsungnya kegiatan, peserta tampak mengikuti sesi materi dan praktik. Seluruh peserta juga mendapatkan sertifikat pelatihan usai berlangsungnya gelaran pelatihan tersebut.
Program ini dirancang untuk membekali masyarakat dengan kemampuan berbicara di depan umum, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus memperkenalkan dasar-dasar public speaking, teknik membawakan acara sebagai MC, dan pemahaman mengenai protokoler.
Materi disampaikan oleh Syafiuddin, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin yang juga menjadi penanggung jawab program kerja. Selain pemaparan teori, peserta diajak mengikuti simulasi dan diskusi agar materi dapat langsung dipraktikkan dalam berbagai kegiatan di tingkat desa.
Penanggung Jawab Kerja Sama (PKA) kegiatan, Dewanty, berharap pelatihan tersebut tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan peserta. Harapannya, ketika ada kegiatan di desa, masyarakat sudah memiliki kemampuan untuk menjadi pembawa acara sendiri tanpa harus mengundang MC dari luar,” ujarnya.
Suasana pelatihannya sendiri berlangsung interaktif. Sejumlah peserta mendapat kesempatan tampil mempraktikkan teknik berbicara di depan umum dan membawakan acara berdasarkan materi yang telah diterima.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan penghargaan kepada peserta dalam kategori Best Speaker, Peserta Teraktif, dan Peserta Terbaik. Penyerahan sertifikat dilakukan secara simbolis kepada perwakilan peserta sebelum kegiatan ditutup.
Syafiuddin mengatakan, konsep pelatihan sengaja dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktik secara langsung.
“Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat Desa Balantang dapat memahami dasar-dasar public speaking dan langsung mempraktikkan bagaimana menjadi seorang Master of Ceremony. Harapannya, kemampuan tersebut dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan di lingkungan desa,” jelasnya.
Ketua TP. PKK Desa Balantang, Hj. Darmawati, S.Pd., yang menutup kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Unhas atas kolaborasi yang dibangun bersama pemerintah desa.
“Saya mengapresiasi mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin yang telah bersinergi dengan kami dan langsung mengaplikasikan ilmunya kepada masyarakat. Semoga ke depannya ada mahasiswa KKN yang dapat mencontoh dan melaksanakan kegiatan-kegiatan bermanfaat seperti ini,” ungkap Hj. Darmawati.
Melalui pelatihan tersebut, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap masyarakat Desa Balantang memiliki bekal dasar dalam public speaking.
Tak itu saja, peserta juga diharapkan lebih percaya diri berbicara di depan umum, mampu menjadi MC dalam berbagai kegiatan desa, serta semakin aktif mengambil peran dalam kegiatan kemasyarakatan.